Breaking News:

Virus Corona

Penghuni Wisma Atlet Didominasi Klaster Keluarga, Pasien Covid 19 Terus Meningkat Usai Lebaran

Dari ribuan pasien yang menjalani isolasi dan perawat di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, terbanyak merupakan klaster keluarga.

Tribunnews/JEPRIMA
Petugas medis saat akan membawa sejumlah warga yang diduga terpapar virus covid-19 menggunakan Bus Sekolah menuju ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet di Puskesmas Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (25/01/2021). Jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia diprediksi bakal menembus angka 1 juta orang. Data terakhir pada Minggu (24/1) mencatat, jumlah pasien yang telah terinfeksi virus corona telah mencapai 989.262 kasus. Dihimpun dari Kementerian Kesehatan rata-rata kenaikan kasus pada data harian jumlah warga yang terpapar Covid-19 di Indonesia mencapai 10 kasus dalam sepekan terakhir. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta mencatat ada kenaikan jumlah pasien yang menjalani perawatan akibat positif Covid-19 setelah mudik Lebaran.

Hal ini disampaikan langsung oleh Koordinator Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Mayjen TNI Tugas Ratmono di Wisma Atlet Kemayoran, Senin (24/5) sore.

Dikatakan Mayjen Tugas, peningkatan ini seiring kembalinya masyarakat yang pulang dari mudik ke kampung halaman.

Sebab pada 17 Mei 2021 ada 15 persen kapasitas yang terpakai, namun saat ini mencapai 21 persen.

"Dan tanggal 17 Mei 2021 terisi 15,02 persen. Saat ini 21,77 persen. Jadi peningkatan tanggal 17 sampai saat ini enam sekian persen dalam seminggu," kata Mayjen TNI Tugas Ratmono di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.

Baca juga: 75 Warga yang Hendak Balik ke Jakarta Dilarikan ke RSDC Wisma Atlet Karena Positif Covid-19

Data terkini kemarin, Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, mencatat ada 1.305 pasien yang menjalani isolasi dan dalam perawatan di Wisma Atlet.

Kendati demikian jumlah kapasitas tempat tidur tersedia saat ini sekitar 4.000 tempat tidur.

"Kita masih cukup aman untuk menampung sampai 5.994 tempat tidur. Kalau nanti jumlahnya melebihi, kita masih punya cadangan," katanya.

Dari ribuan pasien yang menjalani isolasi dan perawat di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Tugas melihat terbanyak merupakan klaster keluarga, sehingga ini menjadi catatan penting untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Klaster yang masuk ke wisma atlet ini yang terbanyak adalah klaster keluarga.  keluarga harus meningkatkan kewaspadaan, pencegahan, ini yang paling penting," ujarnya.

Baca juga: 58 Warga Perumahan Griya Melati Terpapar Covid-19, Wali Kota Bogor Bima Arya Nyatakan KLB

Halaman
123
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved