Breaking News:

Penyidik KPK Memeras

Dewas KPK Segera Panggil Lili Pintauli Siregar Terkait Dugaan Dihubungi Wali Kota Tanjungbalai

Sudah kumpulkan keterangan, Dewas KPK segera panggil Lili Pintauli untuk dikonfrontir terkait komunikasinya dengan M Syahrial soal pembahasan perkara.

Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama
Ketua Dewan Pengawas KPK, Tumpak Hatorangan Panggabean. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar diduga dihubungi oleh Wali Kota nonaktif Tanjungbalai M Syahrial untuk membahas penanganan perkara.

Ketua Dewan Pengawas (Dewas) KPK Tumpak Hatorangan Panggabean mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti dugaan itu.

"Sudah kami lakukan pengumpulan bahan keterangan tentu enggak lama lagi akan kami periksa (Lili)," ucap Tumpak di Gedung ACLC KPK, Jakarta Selatan, Senin (31/5/2021).

Baca juga: Firli Bahuri Minta BAP Kasus Tanjungbalai yang Seret Lili Pintauli, Plt Jubir Anggap Hal Wajar

Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar menunjukkan tersangka Anggota DPRD Jabar periode 2014-2019 dan 2019-2024 Ade Barkah Surahman (kanan) bersama Anggota DPRD Jabar periode 2014-2019 Siti Aisyah Tuti Handayani saat konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/4/2021). KPK menetapkan Ade Barkah Surahman dan Siti Aisyah Tuti Handayani sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait pengurusan dana bantuan provinsi Kepada Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2017-2019. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar menunjukkan tersangka Anggota DPRD Jabar periode 2014-2019 dan 2019-2024 Ade Barkah Surahman (kanan) bersama Anggota DPRD Jabar periode 2014-2019 Siti Aisyah Tuti Handayani saat konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/4/2021). KPK menetapkan Ade Barkah Surahman dan Siti Aisyah Tuti Handayani sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait pengurusan dana bantuan provinsi Kepada Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2017-2019. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Tumpak tidak memerinci bahan yang dikumpulkan.

Tetapi, bahan itu akan dikonfrontir dengan keterangan Lili saat diperiksa nanti.

Tumpak mengatakan tidak segan menindak Lili jika terbukti membantu Syahrial dalam penanganan perkara.

Ia menegaskan hal itu dilarang.

"Kalau benar pelanggaran etik atau kalau apa yang diinformasikan itu benar tentu akan kita lakukan pemeriksaan sampai tuntas," kata Tumpak.

Baca juga: Dewas KPK: Penyidik Robin Terima Duit Rp 1,6 Miliar

Sosok Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar dikabarkan ikut terseret dalam pusaran kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota nonaktif Tanjungbalai M Syahrial.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Lili diduga beberapa kali menjalin komunikasi dengan Syahrial.

Halaman
123
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved