Breaking News:

Penanganan Covid

Pemerintah Sasar 141,2 Juta Kelompok Masyarakat Rentan untuk Divaksin Juli Hingga Agustus

Kementerian Kesehatan melakukan langkah penyederhanaan alur vaksinasi dari lima meja pelayanan menjadi dua meja pelayanan.

WARTA KOTA/WARTA KOTA/NUR ICHSAN
VAKSINASI MASSAL - Pemkot Tangerang terus berupaya untuk memerangi Covid-19 di wilayahnya dengan kembali menggelar vaksinasi CoVid-19 massal yang menyasar pelaku usaha UMKM dan PKL yang ber KTP Kota Tangerang dan memiliki usaha di Kota Tangerang yang berlangsung serentak di 13 kecamatan, Selasa (25/3/2021). Kegiatan dengan target 2000 orang ini, dilakukan karena mereka kerap bersentuhan dengan konsumen sehingga berpotensi menyebarkan Covid-19. WARTA KOTA/NUR ICHSAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah menargetkan, pada periode vaksinasi gelombang kedua yang berlangsung Juli hingga Agustus 2021 menyasar 141,2 juta kelompok masyarakat rentan.

Jubir Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmidzi memaparkan, dalam vaksiniasi ini ditargetkan masyarakat yang berada di daerah dengan risiko penularan tinggi serta masyarakat lainnya dengan pendekatan klaster.

"Ada tiga kriteria dengan rentang usia tertentu yang berisiko pada angka kematian, di antaranya usia di atas 60 tahun dengan 19,5 kali lipat risiko, usia 46-59 tahun dengan risiko 8,5 kali lipat dan usia 31-45 tahun dengan risiko dua hingga empat kali lipat," kata Nadia dalam kegiatan virtual bertajuk Mengenal Varian Baru Covid-19 dan Efektivitas Vaksin kemarin.

Sebelumnya pada gelombang pertama program vaksinasi nasional kelompok yang menjadi sasaran adalah 1,3 juta tenaga kesehatan di 34 provinsi, 21,5 juta lansia, 17,4 juta petugas publik.

Ia juga menjelaskan, Kementerian Kesehatan melakukan langkah penyederhanaan alur vaksinasi dari lima meja pelayanan menjadi dua meja pelayanan.

Pada meja pertama, terdapat petugas kesehatan minimal dua orang yang terdiri atas petugas screnning dan vaksinator untuk melakukan screening terhadap sasaran berupa tanda vital dan pertanyaan riwayat penyakit.

"Peserta yang sudah lolos skrining dapat langsung diberikan vaksin di meja pertama dan petugas mengisi hasil screening dan vaksinasi," kata dia.

Pada meja kedua, petugas melakukan entry data dari kertas kendali ke dalam Pcare, selanjutnya waktu observasi dikurangi menjadi 15-30 menit.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyatakan, sebanyak 27 juta orang telah menerima vaksinasi Covid-19. Diharapkan, laju vaksinasi bisa dipercepat dengan ketersediaan vaksin yang juga meningkat.

Budi menyampaikan, angka penyuntikan telah kembali menyentuh 500 ribu orang per hari. Saat ini stok vaksin yang dimiliki Indonesia pada bulan Juni mencapai 20 juta vaksin.

Halaman
123
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved