Breaking News:

Pemindahan Ibu Kota Negara

Pengamat: Pemindahan Ibu Kota Negara Perlu Referendum

Pemerintah sudah menyerahkan RUU tentang Ibu Kota Negara (IKN) kepada DPR RI.

IST
Desain bangunan Istana Negara di Ibu Kota Negara yang baru di Kalimantan Timur. 

"Kenapa referendum ? Karena persoalan ibukota negara berkaitan langsung dengan kepentingan semua rakyat Indonesia. Karena itu, rakyat harus ditanya langsung apakah setuju ibu kota negara dipindahkan, termasuk di mana lokasi ibu kota negara baru.)," tambahnya.

Baca juga: Suharso Monoarfa : Pemindahan Ibu Kota Baru dilakukan Bertahap Mulai 2024 

Jamiluddin menambahkan, kalau rakyat melalui referendum menyetujui pemindahan ibu kota dan lokasinya, barulah pemerintah bersama DPR RI membuat payung hukumnya. Cara inilah yang dikehendaki paham demokrasi.

Dengan begitu, rencana pemindahan ibu kota negara dan penetapan lokasinya yang ditentukan penguasa sangat tidak sejalan dengan kehendak demokrasi. 

Karena itu, sebelum ada referendum maka rencana pemindahan ibu kota baru sebaiknya tidak hanya ditunda tapi dibatalkan. 

"Pemindahan ibu kota negara baru di mana pun lokasinya tidak menjadi masalah bila hal itu sudah disetujui rakyat secara langsung. Dengan begitu, pemindahan ibu kota negara baru bukan karena kehendak penguasa," kata Dekan FIKOM IISIP Jakarta ini.

Tentu itu, akan dilaksanakan bila bangsa ini memang bersungguh-sungguh melaksanakan demokrasi.

"Semoga Pemerintah dan DPR RI menyadari hal itu sebelum membahas RUU IKN," tutupnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved