Breaking News:

Polri Minta Masyarakat Hormati Azas Praduga Tak Bersalah terkait Dugaan Gratifikasi Firli Bahuri

Polri meminta masyarakat untuk menghormati azas praduga tidak bersalah terkait dugaan tindak pidana penerimaan gratifikasi penyewaan helikopter Firli.

Tribunnews.com/ Chaerul Umam
Ketua KPK Firli Bahuri di komplek parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/6/2021) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polri meminta masyarakat untuk menghormati azas praduga tidak bersalah terkait dugaan tindak pidana penerimaan gratifikasi penyewaan helikopter yang dilakukan Ketua KPK Firli Bahuri.

"Kalau tindakan pidana kita tetap menjunjung tinggi azas praduga tak bersalah," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jakarta, Senin (7/6/2021).

Ia menuturkan laporan yang disampaikan oleh Indonesia Corruption Watch (ICW) harus didalami terlebih dahulu.

"Semua harus didalami apalagi menyangkut hal-hal yang gratifikasi atau korupsi seperti itu perlu pendalaman. Sehingga sekali lagi hal-hal tersebut tidak serta merta, tapi perlu pendalaman dari laporan tersebut," jelasnya.

Namun demikian, imbuh Rusdi, pihaknya tetap menolak untuk mengusut kasus tersebut. Dia mengatakan laporan itu nantinya bakal dikembalikan kepada Dewas KPK.

"Pertimbangannya adalah Bareskrim menilai bahwa yang dilaporkan itu pernah diproses internal seperti itu. Kan sudah diproses sama dewas secara internal di KPK," ujarnya.

Baca juga: Polri Jelaskan Alasan Ogah Usut Dugaan Penerimaan Gratifikasi Ketua KPK Firli Bahuri

Sebelumnya, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan penerimaan gratifikasi dalam penyewaan helikopter saat perjalanan pribadi ke Ogan Komering Ulu, Baturaja pada 20 Juni 2021.

Laporan ini didaftarkan oleh Divisi Investigasi Indonesia Corruption Watch (ICW) Wana Alamsyah ke Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri, Jakarta Selatan pada Kamis (3/6/2021)

"Kami menyampaikan informasi dan laporan terkait dengan dugaan kasus penerimaan gratifikasi yang diterima ketua KPK Firli Bahuri terkait dengan penyewaan helikopter," kata Wana.

Halaman
12
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved