Breaking News:

Penanganan Covid

400 Ribu Dosis Vaksin AstraZeneca Kedaluwarsa Akhir Juni 2021

ada sekitar 400 ribu dosis vaksin Covid-19 AstraZeneca yang segera memasuki masa kedaluwarsa pada akhir Juni

Tribunnews/Herudin
Petugas medis memeriksa kesehatan sebelum menyuntikkan vaksin Covid-19 AstraZeneca kepada pekerja ritel di GOR Tanjung Duren, Jakarta Barat, Senin (24/5/2021). Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) ambil bagian dari vaksinasi pekerja ritel sebanyak 150 ribu orang, yang terbagi menjadi dua yaitu 60.000 karyawan ritel di bawah naungan Aprindo yang bekerja pada 5 (lima) wilayah DKI Jakarta dan 90.000 untuk masyarakat sasaran pemerintah dan khususnya juga para pelaku UMKM dari lima wilayah DKI Jakarta. Tribunnews/Herudin 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmidzi mengatakan, di DKI Jakarta ada sekitar 400 ribu dosis vaksin Covid-19 AstraZeneca yang segera memasuki masa kedaluwarsa pada akhir Juni 2021 ini.

Diharapkan, pemprov DKI Jakarta dapat memaksimalkan pelaksanaan vaksinasi di wilayahnya.

"Ada vaksin yang akan kedaluwarsa di bulan Juni. Sebagian batch CTMAV547," ujar Nadia saat dihubungi wartawan, Rabu (9/6/2021).

Baca juga: Ternyata Vaksin AstraZeneca Made in Japan Telah Diproduksi 160 Juta Dosis

Saat ini, Kementerian Kesehatan telah memberikan lampu hijau kepada Pemerintah DKI Jakarta untuk melakukan vaksinasi COVID-19 tahap 3, dengan target masyarakat umum atau minimal berusia 18 tahun.

Melalui pelaksanaan vaksinasi tahap ketiga ini, vaksin yang memasuki masa kadaluarsa dapat segera dimanfaatkan.

Baca juga: Sandiaga Deg-degan Disuntik Vaksin AstraZeneca

"Jangan sampai vaksin ini terbuang, kita tahan vaksinnya, padahal sasarannya ada. Jadi kita gunakan vaksin itu dulu," ujarnya.

Selain itu, percepatan vaksinasi ini diharapkan juga sebagai langkah antisipasi lonjakan kasus usai arus balik libur Idul Fitri lalu.

"Kita jaga DKI Jakarta. Kita antisipasi lonjakn kasus karena arus balik. Jadi kita izinkan di DKI vaksinasi tahap ketiga ini," jelas Nadia.

Baca juga: Sandiaga Deg-degan Disuntik Vaksin AstraZeneca

Sebelumnya, vaksin Vaksin COVID-19 Astrazeneca nomor bets CTMAV547 sempat dihentikan sementara distribusi dan penggunaannya lantaran ada laporan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

Namun, setelah melalui serangkain uji toksisitas abnormal dan sterilitas vaksin tersebut memenuhi syarat mutu dan aman digunakan kembali per 1 Juni lalu.

Halaman
12
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved