Breaking News:

Megawati Dikukuhkan Jadi Profesor, Dua Rektor Universitas di Aceh Sampaikan Harapannya

Rektor Herman berharap Megawati terus menjadi sosok pemersatu seluruh elemen bangsa.

Istimewa
Megawati Soekarnoputri dikukuhkan sebagai Profesor Guru Besar Tidak Tetap Ilmu Pertahanan bidang Kepemimpinan Strategik Universitas Pertahanan Republik Indonesia. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ucapan selamat kepada Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri terus mengalir. Kini, datang dari akademisi yang berasal dari provinsi ujung Indonesia bagian barat, Aceh.

Dua rektor dari Universitas Negeri di Aceh menyampaikan selamat atas pengukuhan Presiden RI kelima, Megawati Soekarnoputri sebagai Profesor Kehormatan (Guru Besar Tidak Tetap), Universitas Pertahanan.

Dua petinggi kampus bergengsi di Bumi Serambi Mekah itu menyampaikannya lewat sebuah video ucapan.

Seperti disampaikan Prof Samsul Rizal, M.Eng, IPU, yang merupakan Rektor Universitas Syiah Kuala.

Sebagai catatan, Universitas Syiah Kuala merupakan perguruan tinggi tertua di Aceh yang berdiri sejak tahun 1961.

"Selamat kepada Ibu Prof Dr (H.C.) Hj. Megawati Soekarnoputri atas pengukuhan Profesor Guru Besar Tidak Tetap Ilmu Pertahanan bidang Kepemimpinan Strategik Universitas Pertahanan Republik Indonesia."

Bamsoet saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Pengukuhan Gelar Profesor Kehormatan dari Universitas Pertahanan untuk Presiden Indonesia ke-5 Megawati Soekarnoputri, di kampus Universitas Pertahanan RI, Bogor, Jumat (11/6/21). 
Bamsoet saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Pengukuhan Gelar Profesor Kehormatan dari Universitas Pertahanan untuk Presiden Indonesia ke-5 Megawati Soekarnoputri, di kampus Universitas Pertahanan RI, Bogor, Jumat (11/6/21).  (dok. MPR RI)

"Semoga dengan ilmu kepemimpinannya dalam bidang pertahanan dan juga sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional dapat terus memberikan kontribusi untuk kemajuan bangsa dan negara," kata Prof Samsul, Minggu (12/6/2021).

Ucapan selamat juga datang dari Rektor Universitas Malikussaleh Dr Herman Fithra.

Mewakili segenap civitas akademik kampus yang berada di Aceh Utara itu, Rektor Herman berharap Megawati terus menjadi sosok pemersatu seluruh elemen bangsa.

"Insya Allah dengan anugerah pengukuhan gelar profesor Prof Dr. (H.C) Megawati Soekarnoputri terus mengawal persatuan dan kesatuan bangsa dan negara Republik Indonesia. Serta terus mengarahkan kepada anak-anak muda untuk gemar melakukan riset dan inovasi demi Indonesia Maju 2045. Merdeka," ucap Rektor Herman.

Megawati saat menyampaikan orasi ilmiah usai pengukuhan, mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya dan penghargaan yang tinggi kepada Senat Akademik, Dewan Guru Besar dan segenap Civitas Akademika Unhan.

Baca juga: Cerita Megawati Pernah Buat Wajah Jaksa Agung Pucat

Hal ini disampaikan karena telah mengizinkan dirinya menjadi profesor kehormatan.

Megawati bahkan menyebut satu per satu, sejumlah nama tim promotornya dan guru besar pendamping.

Yakni Prof. Sudarsono Hardjosoekarto, Prof. Gumilar Rusliwa Somantri, Prof. Chandra Wijaya, Prof. Ganefri, Prof. Kosuke Mizuno, Prof. Koh Young Hun, Dr. Remy Madinier, Prof. Xu Liping, dan Prof. Budi Gunawan.

Megawati juga mengucapkan terima kasih kepada sejumlah profesor. Yakni Rektor Unhan Laksdya TNI Prof. Amarulla Octavian, Prof. Purnomo Yusgiantoro, Prof. Salim Said, Prof. Hasjim Djalal, Prof. Marsetio, Prof. Syamsul Ma’arif, Prof. Mohamad Sidik Boedoyo.

Prof. Makarim Wibisono, Prof. Irdam Ahmad, Prof. Pantja Djati, Prof. Banyu Perwita, Prof. Boediono, Prof. Hendropriyono, Prof. Yasonna Laoly, Prof. Yudian Wahyudi, Prof. Dorodjatun Kuntjoro Jakti, Prof. Bungaran Saragih, Prof. Rokhmin Dahuri, Prof. Da'i Bachtiar, dan Prof. Bambang Wibawarta.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved