Breaking News:

Penanganan Covid

Puan Maharani Bawa 20.000 Dosis Vaksin Covid-19 untuk Warga Solo, Boyolali, Sukoharjo dan Klaten

Vaksin diberikan kepada 690 orang yang merupakan guru, warga lanjut usia, difabel, pedagang kaki lima, pelaku pariwisata, pekerja media.

Istimewa
Ketua DPR RI Puan Maharani berkunjung ke Pasar Legi Surakarta (Solo), Sabtu (12/6/2021). Puan berkunjung untuk meninjau proses pembangunan pasar yang terbakar habis pada 2018 lalu. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani memberikan 20.000 dosis vaksin Covid-19 untuk warga Jawa Tengah di Solo, Boyolali, Sukoharjo, dan Klaten, dalam rangka peningkatan ketersediaan dan percepatan distribusi vaksin ke daerah.

Pada Sabtu (12/6/2021), Puan meninjau proses vaksinasi kepada masyarakat di Balai Kota Solo.

Di lokasi tersebut, vaksin diberikan kepada 690 orang yang merupakan guru, warga lanjut usia, difabel, pedagang kaki lima, pelaku pariwisata, pekerja media, dan masyarakat lainnya.

Seusai meninjau proses vaksinasi, Puan berdialog dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, serta Bupati Boyolali, Sukoharjo, dan Klaten, yang hadir secara virtual.

"Ini untuk mendorong percepatan vaksinasi. Karena harus dilakukan percepatan vaksinasi supaya Covid-19 bisa lebih cepat dikendalikan, demi memutus penyebaran virus corona," kata Puan, dalam keterangannya, Minggu (13/6/2021).

Politikus PDI Perjuangan itu lalu menyampaikan bahwa semua kepala daerah harus terbuka terhadap kondisi penanganan Covid-19 di wilayahnya masing-masing.

Baca juga: Percepat Pemulihan Sektor Ekonomi, Gubernur Kalteng Kebut Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

Menurut Puan, keterbukaan informasi itu akan memudahkan dalam penentuan langkah penanganan pandemi Covid-19.

"Sampaikan masalah secara jujur, jangan sembunyikan kondisi wilayahnya, sehingga kita bisa antisipasi dan mitigasi," kata dia.

"Saya selaku Ketua DPR punya tanggung jawab untuk sama-sama laksanakan fungsi pengawasan. Prinsip utamanya kita ingin seluruh warga negara dapat divaksin. Jangan sampai ada daerah yang tidak ditangani dengan baik," imbuh mantan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan tersebut.

Halaman
12
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved