Breaking News:

Kinerja Berantas Korupsi Dinilai Kalah dari Kejagung, Begini Tanggapan KPK

Beberapa data yang disampaikan ICW kepada publik diantaranya soal jumlah penanganan perkara oleh KPK tahun 2020 juga sangat keliru dan telah dikoreksi

Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama
Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri 

"Seluruh data dimaksud telah kami publikasikan pada akhir Desember 2020," ujarnya.

Meski demikian, KPK mengapresiasi penanganan perkara aparat penegak hukum lain, baik Kejaksaan Agung maupun Kepolisian RI dalam upaya pemberantasan korupsi. 

"Kami menyadari pemberantasan korupsi bukan hanya tugas KPK namun juga sinergi antar penegak hukum dan peran serta dukungan masyarakat sangat dibutuhkan," ujar Ali.

Dalam rapat antara Komisi III DPR dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin beserta jajarannya, Senin (14/6/2021), Arsul mengatakan Kejagung berhasil menuntaskan kasus-kasus yang cenderung rumit hingga ranah pengadilan. 

Dia mencontohkan kasus Asabri dan Jiwasraya.

Dari data ICW, Arsul mengungkap total penuntutan yang dilakukan oleh Kejagung dan KPK terhadap kerugian negara dari perkara yang disidangkan adalah sebesar Rp56,73 triliun. 

Dari jumlah tersebut, Kejagung berhasil menyidangkan perkara korupsi yang penyidikannya berasal dari Polri maupun Pidsus Kejaksaan dengan nilai mencapai Rp56,7 triliun.

Sementara sisanya sebesar Rp114,8 miliar merupakan hasil kinerja dari KPK dalam menyidangkan perkara korupsi. 

"Sedangkan KPK selama tahun 2020 hanya menangani Rp114,8 miliar. Tentu jumlah yang sangat jomplang," kata Arsul. 
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved