Breaking News:

Cerita Bocah 10 Tahun di Medan Meninggal Digigit Anjing Rabies, Pesan Terakhir ke Ibunya Bikin Pilu

Muhammad Reza Aulia meninggal dunia setelah digigit oleh anjing milik tetangganya di Kota Medan, Sumatera Utara, Minggu (13/6/2021).

Screenshot YouTube Tribun Medan
Keluarga Reza Aulia menunjukkan surat laporan polisi ke Polsek Medan Tuntungan, Kota Medan. 

Kejadian nahas yang dialami Reza terjadi pada Kamis (10/6/2021) sekitar pukul 15.00 WIB. Pascadigigit anjing, Reza mengalami dua luka lubang di paha kanannya.

Pihak keluarga sebelumnya telah berupaya mendapatkan vaksin rabies, namun dalam hal ini, almarhum disebut belum mendapatkan vaksinasi hingga ajal menjemputnya.

Ibu korban juga menuturkan bahwa, sebelum anaknya menghembuskan nafas terakhirnya, ia mengalami buih di mulutnya hingga akhirnya meninggal dunia.

Bahaya Digigit Anjing dan Penanganannya

Tahukah anda, bahwa digigit anjing gila atau rabies itu bisa menyebabkan infeksi yang mematikan. Bahkan, rabies dianggap merupakan penyakit menular.

Rabies atau sering disebut penyakit anjing gila merupakan penyakit yang sering menjangkiti dan menular melalui gigitan.

Infeksi yang ditimbulkan oleh gigitan itu juga dapat menyerang pusat syaraf dan otak yang berpotensi menyebabkan kematian.

Infeksi yang ditimbulkan oleh gigitan itu juga dapat menyerang pusat saraf dan otak yang berpotensi menyebabkan kematian.

Setelah digigit oleh anjing atau hewan lainnya, biasanya penderita tidak akan langsung menampakkan gejala rabies.

Terdapat waktu inkubasi, yaitu jarak waktu antara gigitan dan gejala. Masa inkubasi ada di 35 sampai 65 hari tergantung jarak yang dekat ke jantung.

Jika anjing rabies, maka akan mengalami kejang dan takut sinar matahari, lalu korban meninggal dalam keadaan kejang-kejang.

Apabila mengalami gigitan anjing rabies, Dokter Spesialis Hewan puskesmas Simalingkar, dr. Imelda Purba memberikan tips cara menangani bila kita digigit anjing.

Pertama dengan mencuci bagian luka gigitan menggunakan air mengalir dan sabun, lalu mengoleskan larutan antiseptik ke area luka untuk mencegah infeksi.

Lanjutnya, segera melapor ke puskesmas terdekat yang memiliki vaksin rabies.

Meskipun hanya ada beberapa puskesmas yang menyediakan stok vaksin rabies namun dapat menghubungi area sekitar.

Pada wilayah Kota Medan dapat mendatangi beberapa satelit seperti puskesmas Medan Tuntungan, puskesmas Simalingkar, puskesmas Medan Helvetia, dan puskemas Bestari di Medan Kota.

Penyuntikan pun tidak boleh sembarangan dengan batas waktu tidak lebih dari 10 sampai 12 hari setelah terkena gigitan.

"Penyuntikannya sampai 3 hari, di hari nol, lalu hari ketujuh dan 14," tuturnya, Selasa (15/6/2021).

Sambungnya, namun angka korban meninggal karena rabies sangat kecil untuk wilayah Kota Medan karena hewan anjing peliharaan telah disuntik dan vaksin seluruhnya.

Ia juga mengatakan tips penanganan pertama secara pribadi dengan mencuci area gigitan dan meneteskan larutan antiseptik untuk menghambat perjalanan virus menuju ke jantung.

"Sebenarnya kalau sudah masuk ke aliran darah memang cepat tetapi dengan pencucian maka jumlah virus bergerak berkurang, " tutupnya.

(Laporan: Muhammad Fadli Taradifa/Tribun Medan)

Artikel ini tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Bocah 10 Tahun Ini Tewas Digigit Anjing Tetangga, Beri Pesan Haru Kepada Ibu Sebelum Berpulang

Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved