Breaking News:

Penanganan Covid

Ibu Kota Dinyatakan Fase Genting Covid-19, Pasien Baru Terus Bertambah

Kini, Wisma Atlet penuh, tingkat keterisian mencapai 75,05 persen atau sudah dihuni 5.551 pasien dari total 7.394 tempat tidur.

Warta Kota/Henry Lopulalan
Petugas mempersiapkan ruangan rawat inap Pasien Covid-19 di Tower 8 Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (15/6/2021). Tower 8 RSD Wisma Atlet Kemayoran dapat menampung 1.569 pasien Covif-19 dan dapat juga dipakai untuk ruang Isolasi Mandiri pasien tanpa gejala. Hal ini untuk persiapan bila ada meningkatnya pasien Covid 19 usai liburan lebaran (mudik). *Warta Kota/Henry Lopulalan) 

"Komandan lapangan kami begitu memotivasi dan memberikan contoh kalau kita relawan di sini harus bisa memberikan pelayanan yang baik, pantang pulang sebelum corona tumbang. Kita diberikan contoh dan pimpinan yang memotivasi," ucap Evi.

Sempat Ditentang Orang Tua 

Jiwa Evi terpanggil. Sejak 16 Maret tahun lalu, ia memilih untuk pergi dari Manado ke Jakarta. Terutama untuk membantu para pasien Covid-19 di Wisma Atlet.

"Saya terpanggil untuk membantu sesama. Sebagai nakes, kami perawat disumpah untuk melayani sesama atau pasien," kata Evi.

Awalnya, lanjut dia, orang tua tidak mengizinkan karena melihat Covid-19 sesuatu yang baru terdengar. Namun, lantaran memiliki niat baik untuk membantu, orang tuanya pun memberikan izin.

"Awalnya itu memang dikatakan tidak diizinkan. Tapi saya ya sudah tekadnya baik mau di sini mau jadi relawan membantu sesama saya nekad berangkat ke sini," ucap Evi.

Evi bercerita mengalami kesulitan untuk berkomunikasi dengan orang tua, lantaran resiko pekerjaan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD).

Petugas mempersiapkan ruangan rawat inap Pasien Covid-19 di Tower 8 Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (15/6/2021). Tower 8  RSD Wisma Atlet Kemayoran dapat menampung 1.569 pasien Covif-19 dan dapat juga dipakai untuk ruang Isolasi Mandiri pasien tanpa gejala. Hal ini untuk persiapan bila ada meningkatnya pasien Covid 19 usai liburan lebaran (mudik). *Warta Kota/Henry Lopulalan)
Petugas mempersiapkan ruangan rawat inap Pasien Covid-19 di Tower 8 Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (15/6/2021). Tower 8 RSD Wisma Atlet Kemayoran dapat menampung 1.569 pasien Covif-19 dan dapat juga dipakai untuk ruang Isolasi Mandiri pasien tanpa gejala. Hal ini untuk persiapan bila ada meningkatnya pasien Covid 19 usai liburan lebaran (mudik). *Warta Kota/Henry Lopulalan) (Warta Kota/Henry Lopulalan)

"Pegang HP karena kan ditutup, mau ketik jadi susah. Terus terkadang kalau sudah pulang, abis tugas kan' capek, berkeringat semua, kekurangan cairan, langsung tidur," imbuh Evi.

Dengan adanya lonjakan kasus, Evi berharap masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan. Dan menyadari bahwa pandemi Covid-19 belum selesai.

Penting kerja sama antar seluruh pihak untuk memutus rantai Covid-19. "Jangan sekali-sekali mengucilkan yang kena (positif Covid-19) karena akan berdampak kepada pasien yang di sini. Imun pun jadi turun," kata Evi.

Halaman
1234
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved