Breaking News:

Pasien RSJ di Aceh Dipastikan Bukan Anggota Brimob yang Hilang Saat Tsunami 2004

AKBP Legowo Hamijaya mengatakan hal itu diketahuinya usai melakukan pemeriksaan garis keturunan ayah hingga ibu Bharaka Asep.

Teuku Umar/Kompas.com
Seorang pasien RSJ di Banda Aceh diduga anggota polisi yang hilang saat tsunami di Aceh pada 2004 lalu. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Biddokes Polda Lampung memastikan pasien rumah sakit jiwa (RSJ) bernama Zainal bukan anggota Brimob Bharaka Asep yang hilang saat tragedi tsunami pada 2004 silam.

Kepala Sub-Bidang Kedokteran Polisi (Kasubiddokpol) Biddokes Polda Lampung, AKBP Legowo Hamijaya mengatakan hal itu diketahuinya usai melakukan pemeriksaan garis keturunan ayah hingga ibu Bharaka Asep.

Hasilnya, tidak ada kesamaan atau kecocokan DNA dengan pasien RSJ Aceh bernama Zainal yang sebelumnya diduga sebagai Bharaka Asep.

"Diduga Asep (Zainal) tidak satu garis keturunan baik dari ayah maupun ibu yang kita ambil darahnya," kata Legowo saat dikonfirmasi, Rabu (16/6/2021).

Ia memastikan hasil DNA yang dilakukan tim dokter Polri dinilai tidak mungkin meleset.

Baca juga: Pria Nagan Raya Aceh Cabuli Anak Tiri, Modusnya Minta Dipijat Lalu Dipaksa Berhubungan Badan

Alasannya, tingkat keakuratan cara medis ini disebutkan hampir 100 persen.

Lebih lanjut, dia menambahkan pihaknya juga telah mendatangi pihak keluarga untuk dapat menjelaskan hasil DNA tersebut.

Baca juga: Polsi Tangkap Terduga Pembunuh Wanita Sopir Taksi Online di Gunung Salak Aceh Utara

Mayoritas keluarga Bharaka Asep pun disebutkan menerima hasil tersebut.

"DNA keakuratan tertinggi 99,99 %. Sang terduga Asep itu tidak memiliki kecocokan atau satu garis keturunan dari garis bapak maupun ibu. Artinya tidak match. Tak perlu lagi gigi dan sidik jari," katanya.

Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved