Breaking News:

Habisnya Masa Jabatan Penyelenggara di Tengah Tahapan Pemilu Akan Buat Persiapan 2024 Berantakan

Ribuan penyelenggara Pemilu di daerah baik Bawaslu maupun KPU akan habis masa jabatannya pada rentang tahun 2023.

Tribunnews.com/ Taufik Ismail
Direktur Pusako Fakultas Hukum Universitas Andalas Feri Amsari. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ribuan penyelenggara Pemilu di daerah baik Bawaslu maupun KPU akan habis masa jabatannya pada rentang tahun 2023.

Waktu tersebut bertepatan dengan puncak tahapan penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada menuju 2024.

Direktur Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Universitas Andalas Feri Amsari menyebut habisnya masa jabatan penyelenggara pemilihan di tengah bergulirnya tahapan krusial, bisa berdampak pada sengkarutnya persiapan pesta demokrasi 2024.

"Soal habisnya masa jabatan penyelenggara pemilu akan berakibat persiapan akan berantakan. Pilihan memperpanjang masa jabatan adalah pilihan terakhir," kata Feri kepada Tribunnews.com, Jumat (18/6/2021).

Menurutnya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) bisa jadi pilihan yang diambil adalah mengabulkan usulan perpanjangan masa jabatan penyelenggara Pemilu.

Namun, lanjut Feri, dalam Perppu yang sama pemerintah juga perlu mencantumkan perbaikan aturan UU Pemilu.

Baca juga: Keputusan DPR Enggan Ubah UU Pemilu, Jadi Malapetaka Pesta Demokrasi 2024

Pembenahan bisa dilakukan dengan berkaca pada pelaksanaan pesta demokrasi sebelumnya.

Semisal, soal penetapan standar kesehatan dan jaminan bagi penyelenggara Pemilu.

Mengingat tak ada pihak yang dapat menjamin pandemi Covid-19 akan berakhir sebelum pelaksanaan Pemilu dan Pilkada tahun 2024.

Baca juga: Alasan KPU Usulkan Pemilu 2024 Digelar pada 21 Februari

Halaman
12
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved