Breaking News:

Wacana Presiden 3 Periode

Deretan Tokoh yang Menolak Wacana Presiden 3 Periode, Ada Mahfud MD, Anwar Abbas dan Relawan PROJO

Berikut deretan tokoh yang menolak wacana Presiden 3 periode, ada dari Mahfud MD, Anwar Abbas hingga relawan PROJO.

Kolase Tribunnews.com/Kompas.com
Berikut deretan tokoh yang menolak wacana Presiden 3 periode, ada dari Mahfud MD, Anwar Abbas hingga relawan PROJO. 

Membayangkan hal itu, Anwar heran mengapa ada orang-orang semacam ini.

Baca juga: Paparan Sejumlah Lembaga Survei: Mayoritas Masyarakat Tak Setuju Wacana Jokowi Tiga Periode

"Yang akan membuat saya heran dan terheran-heran tentu dengan para pimpinan partai politik dan anggota-anggotanya, kok mereka seperti tidak tahu sejarah dan tidak mau berkaca dengan sejarah yang ada?"

"Bukankah sudah ada adagium yang sangat terkenal yaitu: power tends to corrupt; absolute power corrupts absolutely," katanya.

Jadi kalau hal ini dapat terwujud, Anwar mengaku hanya bisa mengurut dada.

"Kasihan sekali saya dengan bangsa saya ini penduduknya banyak yang lulusan perguruan tinggi tapi kok pandangannya picik dan dangkal sekali," lanjut Anwar.

3. Relawan PROJO

Wakil Ketua Umum DPP PROJO Freddy Alex Damanik ikut berpendapat mengenai wacana Presiden 3 Periode.

Menurut Freddy, wacana presiden tiga periode sendiri sangat bergantung kepada MPR apakah mau mengubah UUD 1945.

Ia pun menilai perjuangan untuk mengubah UUD 1945 tersebut masih jauh.

"Nah kalau sudah MPR, berarti kan kembali ke partai lagi ditambah DPD, tapi dalam hal menaikkan wacana publik untuk presiden tiga periode sih, menurut saya perjuangan masih jauh lah," ketika dihubungi Tribunnews.com, Senin (21/6/2021).

Freddy juga menegaskan, pihaknya tidak terlibat dan tidak bergabung dengan komunitas Jokowi-Prabowo (JokPro) 2024.

"PROJO tidak kenal dan tidak gabung dengan komunitas Jokowi-Prabowo 2024," ujarnya.

Namun, terkait hal itu, Freddy menilai sah-sah saja ketika relawan Jokpro meluncurkan komunitas tersebut, sebab Indonesia adalah negara demokrasi.

"Namanya juga negara demokrasi, jadi setiap orang atau kelompok sah-sah saja untuk mengekspresikan pemikiran maupun tindakannya," kata Freddy Damanik.

"Mereka (komunitas Jokpro) itu kan masyarakat sipil yang sedang menunjukkan cara berpikir mereka tentang Presiden tiga periode dan mengaktualisasikannya melalui komunitas Jokowi Prabowo, namanya juga berjuang mewujudkan pemikirannya, ya boleh boleh sajalah," imbuhnya.

(Tribunnews.com/Maliana/Reza Deni/Vincentius Jyestha)

Simak Berita Lain terkait Wacana Presiden 3 Periode

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved