Breaking News:

Virus Corona

Pemerintah Harus Memastikan PPKM Darurat Betul-betul Dijalankan di Lapangan

Kosgoro menyambut baik penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa-Bali

Editor: Sanusi
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Prajurit Marinir melakukan penjagaan di Jalan MH Thamrin Jakarta pada hari pertama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat, Sabtu (3/7/2021). Sejumlah jalan di Jakarta diberlakukan penyekatan dan pembatasan kegiatan masyarakat selama masa PPKM darurat sejak 3 Juli hingga 20 Juli 2021 untuk mencegah penyebaran Covid-19. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Pengurus Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 Henry Indraguna menyambut positif penetapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa-Bali yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

PPKM Darurat ini berlaku mulai 3 sampai 20 Juli 2021.

Dari perspektif politisi Golkar Henry Indraguna, pemerintah masih dalam jalur yang benar dengan punya alasan tidak melakukan lockdown.

Henry Indraguna 011
Ketua Pengurus Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 Henry Indraguna

Ia berpendapat, pemerintah ingin tetap konsisten untuk tidak melakukan lockdown.

Henry yang juga Vice President Kongres Advokat Indonesia (KAI) ini melihat sekilas dari cara yang akan dijalankan dalam PPKM darurat nanti memang akan mirip-mirip dengan PSBB di tahun lalu.

Baca juga: Disinyalir Ada Praktik Penimbunan Hingga Harga Naik, Polisi Diminta Razia Penjualan Tabung Oksigen

Artinya aktivitas masyarakat yang tidak begitu esensial akan sepenuhnya dibatasi oleh aturan ini.

Dia mengingatkan yang terpenting dalam menjalankan PPKM darurat adalah bagaimana implementasinya.

Sebab, PPKM mikro sendiri pengawasannya tidak maksimal.

"Nah sekarang yang paling penting adalah bagaimana memastikan bahwa PPKM darurat betul-betul dijalankan di lapangan.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved