Breaking News:

DPR Nilai Harmonisasi Regulasi BRIN Mendesak Dieksekusi

Satu yang paling disorot adalah posisi BRIN sebagai lembaga otonom yang tidak dipimpin pejabat setingkat menteri.

Tribunnews.com/Chaerul Umam
Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PKS Mulyanto dalam webinar bertajuk "Harmonisasi Regulasi BRIN" pada Rabu (7/7/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rencana peleburan empat lembaga pemerintah non-kementerian (LPNK) yakni LIPI, BPPT, BATAN, dan LAPAN di bawah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) akan banyak meninggalkan pekerjaan rumah.

Satu yang paling disorot adalah posisi BRIN sebagai lembaga otonom yang tidak dipimpin pejabat setingkat menteri.

Padahal, posisi BRIN sangat strategis untuk membawa Indonesia dalam posisi terdepan pada bidang riset dan inovasi.

Sekaligus akan meningkatkan pengetahuan, pasar, dan komunikasi.

Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PKS Mulyanto menyesalkan hilangnya "menteri" sebagai penanggung jawab dan pimpinan tertinggi dalam UU Nomor 11/2019 tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Sisnas Iptek).

Padahal pada umumnya kata menteri harus ada untuk menjalankan tugas sebuah undang-undang.

Baca juga: Dukung Penuh Riset dan Inovasi, Komisi VII DPR Setujui Anggaran BRIN Sebesar Rp 6,6 Triliun

Akibatnya hal itu, kata dia, saat ini ada "matahari kembar" di pemerintahan yang bergerak di IPTEK, yaitu BRIN dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

"Bedanya, Ristek (Kemendikbudristek) berada di Komisi X DPR, sehingga mereka bisa hadir di sidang kabinet dan turut serta dalam pembentukan regulasi. Sedangkan BRIN di Komisi VII DPR yang tentu tidak dapat turut serta dalam sidang kabinet," kata Mulyanto dalam webinar bertajuk "Harmonisasi Regulasi BRIN" pada Rabu (7/7/2021).

Agar "matahari kembar" tidak terjadi, dia mendorong adanya harmonisasi regulasi tentang BRIN.

Harmonisasi mendesak dilakukan agar muncul kepastian dunia iptek di masa depan.

Halaman
123
Penulis: chaerul umam
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved