Breaking News:

Virus Corona

Kisah Penangkapan Dokter Lois karena Dianggap Sebar Hoaks Soal Covid-19

Dokter Lois salah diduga melanggar pasal tentang UU 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular.

Tribunnews.com/Reza Deni
Dokter Lois keluar dari ruang penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Senin (12/7/2021) pukul 18.58 WIB. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya menangkap dokter Lois usai memberi pernyataan dalam sebuah talkshow tentang ketidakpercayaannya pada virus Covid-19 yang ditayangkan sebuah stasiun televisi.

Polisi menangkap dokter Lois hari Minggu (11/7/2021) dan langsung dilimpahkan penanganannya kepada Bareskrim Polri. Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan memastikan dr Lois dilakukan pemeriksaan.

"Jadi masih mengamankan dulu, masih dalam pemeriksaan," kata Ahmad Ramadhan, Senin (12/7/2021). 

Dokter Lois salah diduga melanggar pasal tentang UU 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular.

Tak banyak informasi tentang profil dr Lois. Merujuk akun Facebooknya, Lois Owienn (dokter Lois), dr Lois tinggal di Jakarta.

Dalam biodatanya itu, ia menuliskan lulus dari jurusan kedokteran Universitas Kristen Indonesia pada 2000.Ia juga menuliskan keterangan anti aging medicine.

Baca juga: Polri Belum Berencana Periksa Kejiwaan Dokter Lois Owien

Hal ini tidak hanya tertulis di bio akun Facebooknya, tetapi juga tertulis di bio akun Twitternya, Lois Owien.

Untuk diketahui, anti aging medicine adalah cabang ilmu kedokteran dan kedokteran terapan yang berguna untuk mengobati penyebab penuaan dan bertujuan untuk mengurangi penyakit terkait usia.

Baca juga: Terancam 10 Tahun Bui, Dokter Lois Owien Dianggap Sebarkan Hoaks Hingga Buat Keoanaran di Masyarakat

Merujuk bio pada akun Twitternya itu, setelah lulus dari Universitas Kristen Indonesia, dr Lois melanjutkan pendidikannya dalam bidang anti aging medicine di Malaysia.

Bidang keilmuan tersebut belum diakui sebagai bidang keilmuan dokter spesialis, melainkan hanya setara S2 di Indonesia.

Halaman
1234
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved