Breaking News:

Virus Corona

Charter Batik Air, 90 Pebisnis Taiwan Putuskan Cabut dari Indonesia karena Khawatir Covid-19

Mereka memesan sebuah pesawat charter yang dijadwalkan akan membawa mereka keluar dari Indonesia pada 28 Juli mendatang.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Choirul Arifin
WARTA KOTA/WARTA KOTA/NUR ICHSAN
Calon penumpang pesawat memenuhi areal Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Rabu (17/12/2020). WARTA KOTA/NUR ICHSAN 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, TAIPEI - Senada dengan yang dilakukan perusahaan Jepang di Indonesia yang memulangkan karyawan dan keluarganya dari Indonesia, sekitar 90 pebisnis dan ekspatriat Taiwan juga sedang bersiap hengkang dari Indonesia untuk sementara waktu karena makin meluasnya pandemi Covid-19.

Mereka berencana memesan sebuah pesawat charter yang dijadwalkan akan membawa mereka keluar dari Indonesia pada 28 Juli mendatang.

Dikutip dari Focus Taiwan, Rabu (14/7/2021), sebuah agen perjalanan berencana menyewakan penerbangan untuk para ekspatriat itu menggunakan maskapai Batik Air untuk mengangkut puluhan warga Taiwan ini kembali ke negara asal mereka.

Namun agen perjalanan tersebut saat ini masih menunggu jumlah penumpang yang memesan layanan mereka agar bisa mencapai 100 penumpang terlebih dahulu.

Baca juga: Perusahaan Jepang Charter Pesawat, Bawa Pulang Pekerjanya Keluar dari Indonesia

Seperti yang disampaikan Kuo Chang-hsin, Kepala pusat layanan yang didirikan oleh Kamar Dagang Indonesia Taiwan (ITCC) untuk membantu warga Taiwan di Indonesia dalam mengatasi krisis Covid-19.

Baca juga: Tanggapan Kedubes Jepang Adanya Pesawat yang Bawa Pulang Warga Jepang Dari Indonesia

"Mempertimbangkan situasi pandemi yang semakin memburuk di Indonesia, kamar dagang Taiwan di Jakarta, Jawa Tengah, Bali, Surabaya Jawa Timur, semuanya menyarankan anggota senior mereka kembali ke Taiwan," kata Kuo.

Kuo menambahkan bahwa Ketua ITCC Wang An-tso dan mantan Ketua Ko Sheng-sheng yang saat ini berada di Taiwan, tengah melakukan koordinasi dengan agen perjalanan untuk mengatur penerbangan charter.

Sebelumnya, menurut pusat layanan respons Covid-19 ITCC, sejak 6 hingg 12 Juli lalu, sebanyak 72 warga Taiwan di Indonesia dipastikan terinfeksi virus tersebut.

Sebanyak 10 diantaranya telah dinyatakan pulih, sementara empat orang lainnya meninggal.

Menurut pengusaha Taiwan Indonesia, jumlah warga Taiwan yang meninggal akibat Covid-19 di Indonesia sedikitnya mencapai delapan orang.

Di sisi lain, Kepala Kantor Perwakilan Taiwan di Jakarta, Chen Chung mengatakan pihaknya akan mempertimbangkan untuk mengevakuasi warga negara Taiwan dari Indonesia jika hal yang sama dilakukan pula oleh negara lainnya.

Terkait tindakan evakuasi ini, sebuah perusahaan swasta Jepang telah menyewa pesawat pada hari Rabu ini untuk menarik pulang karyawan mereka dari Indonesia.

Menteri Sekretaris Kabinet Jepang Katsunobu Kato pun mengatakan pada hari Selasa kemarin bahwa pemerintah Jepang akan membantu warga negaranya di Indonesia untuk kembali ke Jepang melalui opsi penerbangan khusus jika itu diperlukan dan ada permintaan dari warganya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved