Mahfud MD Luruskan Cuitannya Soal Sinetron Ikatan Cinta, Artinya Demokrasi Berjalan. . .
Menurut Mahfud MD semua kritik dan dukungan terkait cuitannya tersebut adalah hal yang bagus.
Penulis:
Gita Irawan
Editor:
Choirul Arifin
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menanggapi polemik terkait cuitannya yang mengkritisi alur logika hukum dalam Sinetron Ikatan Cinta.
Menurut Mahfud MD semua kritik dan dukungan terkait cuitannya tersebut adalah hal yang bagus. Dia berterima kasih atas semua kritik dan dukungan terhadap cuitannya tersebut
"Semua kritik dan dukungan bagus. Terimakasih atas semua kritik dan dukungan untuk cuitan saya itu. Itu artinya demokrasi berjalan. Ada yang punya pandangan, ada yang mengritik, ada yang mendukung, dan ada yang diam saja, tidak ada yang melanggar hukum," kata Mahfud ketika dihubungi wartawan pada Sabtu (17/7/2021).
Menurut Mahfud, ketika itu ia hanya ingin menyampaikan pesan yang menurutnya penting melalui cuitannya.
Baca juga: Mahfud MD Klarifikasi Ucapan Muhadjir Effendy: Maksudnya, Militer Ikut Atasi Darurat Kesehatan
Pesan tersebut yakni agar hukum dapat dipahami sesuai bidangnya di ruang publik yang ditonton banyak orang.
"Ada perbedaan mendasar antara hukum pidana, hukum perdata, dan hukum administrasi. Kalau ini tak dipahami ya kacau, apalagi kalau diperagakan sebagai tindakan aparat," kata Mahfud.
Baca juga: Mahfud MD Bikin Cuitan soal Sinetron Ikatan Cinta, Fadli Zon hingga Fahri Hamzah Beri Sindiran
Ia pun menjelaskan, di masa PPKM Darurat ini ia masih bekerja seperti biasa di antaranya terlibat dalam rapat hingga larut malam.
Mahfud mengungkapkan sejumlah pekerjaan yang harus dikerjakannya selama ini di antaranya membahas skenario terkait penanganan covid-19.
Baca juga: Mahfud MD Nonton Ikatan Cinta di Tengah PPKM Darurat, Komentari Pemahaman Hukum Penulis Cerita
"Ini kan masih ada covid-19. Jadi mulai dibahas sekarang segala skenarionya. Jumat kemarin saya rapat berkali-kali sampai jam 21.00 WIB. Terakhir memimpin rapat lintas kementerian atau lembaga sampai jam 21.30 WIB, membahas stategi media dan pengamanan G20 Presidency yang akan berlangsung tahun 2022," kata Mahfud.