Breaking News:

Virus Corona

PPKM Darurat Diperpanjang, Kemenkes: Kita Perkuat dari Sisi Hilir

Pemerintah memutuskan memperpanjang pelaksanaan PPKM darurat dalam waktu lima 5 hari ke depan.

Tribun Lampung/Deni Saputra
Sejumlah anak bermain bola di jalan protokol Raden Intan, Tanjungkarang Pusat, Kota Bandar Lampung, Lampung, Sabtu (17/7/2021). Memasuki hari ke-6 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Bandar Lampung, situasi dan jalan yang kosong akibat penutupan saat penyekatan di sejumlah ruas jalan protokol dimanfaatkan anak-anak hingga remaja untuk bermain bola. Tribun Lampung/Deni Saputra 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Pemerintah memutuskan memperpanjang pelaksanaan PPKM darurat dalam waktu lima 5 hari ke depan.

Kementerian Kesehatan menyatakan akan terus memperkuat penanganan Covid-19 dari sisi hilir.

Juru Bicara vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid mengatakan, pihaknya berupaya untuk terus menyiapkan tempat perawatan pasien Covid-19, tenaga medis dan kesehatan, obat-obatan, maupun oksigen.

"Tetap diperkuat dari sisi hilir. Kami berupaya terus mengoperasikan isolasi terpusat, melakukan penambahan RS lapangan dan operasionalisasi RS wisma haji. Serta memastikan stok obat, oksigen tersedia," ujar Siti Nadia Tarmizi saat dihubungi Tribunnews.com, Selasa (20/7/2021).

Baca juga: Pemerintah Perpanjang PPKM Darurat Selama Lima Hari, Sektor Ekonomi Dibuka Bertahap 26 Juli

Kemenkes juga ujar Nadia, akan memperkuat jumlah testing guna menekan laju penularan.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2ML) Kementerian Kesehatan, dr Siti Nadia Tarmizi, dalam konferensi pers virtual, Jumat (5/2/2021).
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2ML) Kementerian Kesehatan, dr Siti Nadia Tarmizi, dalam konferensi pers virtual, Jumat (5/2/2021). (Tribunnews.com/ Rina Ayu)

"Kami juga memperkuat jumlah testing di daerah-daerah," ujar perempuan berhijab ini.

Menurutnya, Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 tahun 2021 tentang Penetapan PPKM Darurat Jawa-Bali menetapkan target testing tiap kabupaten/kota.

Untuk positivity rate <5% rasio tes minimal 1 per 1000 penduduk per minggu, 5-<15% rasio tes minimal 5 per 1000 penduduk per minggu, 15-<25% rasio tes minimal 10 per 1000 penduduk per minggu, sedangkan untuk positivity rate 25% atau lebih rasio tes minimal 15 per 1000 penduduk per minggu.

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved