Breaking News:

Didukung 3 Universitas Terkemuka, Pemerintah Upayakan Indonesia Dapat Produksi Laptop Sendiri

Pemerintah akan mulai mengupayakan Indonesia dapat memproduksi Laptop sendiri dengan nama Laptop 'Merah Putih'.

pixabay.com/Free-Photos
Ilustrasi Laptop (pixabay.com/Free-Photos) 

Oleh karena itu, pemerintah sangat mengupayakan penguatan kemampuan riset dalam negeri demi mendorong terciprtanya laptop dengan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) yang tinggi.

Baik dalam segi desain maupaun pengembangannya.

"Pemerintah berupaya mempersiapkan kemampuan riset dalam negeri untuk meningkatkan kandungan TKDN agar dapat memproduksi laptop Merah Putih, mulai dari desain hingga pengembangannya," kata Luhut.

Sebagai wujud dukungan yang nyata, pemerintah bahkan dikabarkan akan menganggarkan Rp 17,42 triliun untuk belanja produk TIK pada bidang pendidikan sepanjang 2021 hingga 2024.

Baca juga: Pembentukan Pendidikan Vokasi Harus Disesuaikan dengan Potensi Ekonomi di Desa-desa

"Tujuan utama adalah meningkatkan penggunaan produk TIK dalam negeri di bidang pendidikan melalui pengadaan barang pemerintah yang ditargetkan Rp17 triliun pada 2024," terang Luhut.

Dana itu nantinya dibelanjakan laptop, access point, konektor, LCD proyektor, layar proyektor, dan speaker aktif.

Luhut berharap laptop buatan anak negeri itu bisa segera diproduksi dan dipasarkan.

Sehingga, dapat meningkatkan kemampuan produksi dalam negeri.

Menurut Luhut hal ini sangat penting dilakukan, demi mengurangi ketergantungan Indonesia akan barang impor, khususnya pada produk TIK.

Apalagi  saat ini, kebutuhan barang TIK sanagt penting saat masa pandemi ini.

"Justru momen sekarang kita lagi seperti ini, itu kita harus betul-betul dorong, jadi tidak boleh impor-impor padahal kita bisa produksi sendiri," ujar Luhut.

(Tribunnews.com/Galuh Widya Wardani)

Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved