Breaking News:

Hati-hati Penipuan Online, Ini 5 Modus yang Biasa Diterapkan Pelaku Menurut Kominfo

Waspada maraknya penipuan online. Simak 5 modus pelaku penipuan online menurut Kementerian Kominfo.

CSO Online
Ilustrasi penipuan online. 

Sniffing ini, kata Semuel, paling banyak terjadi ketika kita mengakses wifi yang disediakan di tempat publik.

"Apalagi digunakannya untuk bertansaksi. Ini bahaya, karena sniffing itu kan biasanya terjadi di jaringan yang umum diakses publik."

"Di situlah pelaku memanfaatkannya," tutur dia.

Ilustrasi
Ilustrasi (Istimewa)

Money Mule

Adapun modus penipuan ini, yakni pelaku meminta korbannya menerima sejumlah uang lewat rekening untuk nantinya ditransfer ke rekening orang lain.

"Kalau di luar negeri mereka berani kliring cek, kita dapat cek tapi begitu kita periksa ternyata cek itu bodong," katanya.

Di Indonesia, menurut Semuel, biasanya pelaku akan meminta calon korban untuk membayar pajaknya terlebih dahulu.

Baca juga: Jadwal Terbaru Migrasi TV Analog ke TV Digital, Kemkominfo Menunda Proses Analog Switch Off (ASO)

Money mule ini biasanya berawal dari pelaku menanyakan calon korban, maukah dapat hadiah dengan biaya pajaknya dikirim dulu.

"Jadi, sekarang itu masyarakat perlu berhati-hati karena money mule ini digunakan untuk money laundry atau pencucian uang."

"Kamu akan saya kirim uang, tapi harus transfer balik ke rekening ini," kata Semuel.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved