Breaking News:

Kemendikbudristek Melepas Delegasi Pertama Penerima Beasiswa IISMA ke Irlandia

Kemendikbudristek melepas 49 mahasiswa yang tergabung dalam delegasi pertama IISMA ke University Limerick dan University Galway, Irlandia.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Hasanudin Aco
Istimewa
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kemendikbudristek melepas 49 mahasiswa yang tergabung dalam delegasi pertama IISMA ke University Limerick dan University Galway, Irlandia.

Para mahasiswa dilepas secara virtual oleh Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Nizam, pada minggu malam (22/08/2021).

Ke-49 mahasiswa berangkat dari Bandara Soekarno Hatta pada Minggu pukul 00.40 WIB (22/08/2021) dan dijadwalkan tiba besok di Dublin Airport pada hari ini, 23 Agustus 2021.

"Selamat jalan duta-duta mahasiswa Indonesia, semoga lancar, sehat dan sukses menimba ilmu di perguruan tinggi mitra di Irlandia," ujar Nizam melalui keterangan tertulis, Senin (23/8/2021).

Baca juga: Menko PMK: Indonesia Masih Lemah dalam Pilar Persiapan Teknologi

Nizam berharap para mahasiswa mampu menjadi duta bangsa selama menjalani studi di luar negeri.

"Jadilah duta bangsa yang baik, kabarkan keindahan bumi nusantara, keramahan masyarakatnya, keragaman budayanya, kenikmatan kulinernya. Bangun persahabatan global," kata Nizam.

Para peserta IISMA akan melaksanakan pertukaran mahasiswa di 39 perguruan tinggi kelas dunia di 28 negara.

Pencapaian ini merupakan kebanggaan karena para mahasiswa berhasil terpilih dari total 2.551 mahasiswa seluruh Indonesia yang mendaftar program ini.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim resmi melepas keberangkatan para mahasiswa Penerima Beasiswa Program Indonesian International Students Mobility Awards (IISMA) secara virtual, Senin (9/8).

“Sebanyak 970 mahasiswa dari 98 perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia berhasil lulus seleksi program yang akan berlangsung untuk satu semester. Para mahasiswa dilepas meninggalkan tanah air untuk belajar, mencari pengalaman, dan membangun kolaborasi di tingkat dunia untuk menjadi calon pemimpin berwawasan global masa depan” tutur Nadiem. 

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved