Breaking News:

KSAL Siagakan 4 KRI di Laut Natuna Patroli dan Ajak Kapal Militer Asing Latihan Bersama

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan ia selalu menyiagakan empat KRI di Laut Natuna yang merupakan wilayah strategis

Puspen TNI/Puspen TNI
Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M. saat memberikan pengarahan dan semangat kepada personel kapal patroli Bakamla RI KN Pulau Nipah-321 sebelum berlayar menuju daerah operasi Laut Natuna Utara, di dermaga Selat Lampa, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Sabtu (7/3/2020). Pengamanan yang dilakukan jajarannya merupakan tindak lanjut dari penandatanganan kesepakatan bersama sebanyak 13 kementerian lembaga, termasuk organisasi nelayan dan Pertamina, sebagai perwujudan kebijakan Pemerintah di Laut Natuna Utara serta sebagai landasan kerja institusi terkait sinergi dan optimalisasi pengawasan, pengamanan dan pemanfaatan sumber daya ikan di kawasan tersebut. (Puspen TNI) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan ia selalu menyiagakan empat KRI di Laut Natuna yang merupakan wilayah strategis.

Yudo mengatakan empat kapal perang tersebut disiagakan untuk melakanakan patroli sekaligus mengajak kapal-kapal militer asing yang melintas latihan bersama.

"Saya selalu siapkan di Natuna itu empat KRI yang standby. Seperti dulu saya sampaikan waktu awal menjadi KSAL, saya standby kan empat KRI di sana yang setiap saat melakukan patroli dan juga melaksanakan latihan dengan negara-negara yang melintas di sana," kata Yudo di Seskoal Jakarta Selatan pada Senin (23/8/2021).

Yudo mengatakan ia juga telah memerintahkan komandan-komandan KRI untuk meningkatkan latihan dengan kapal-kapal perang asing yang melintas tidak hanya di Natuna namun juga di wilayah Indonesia lainnya. 

Baca juga: KRI Kerambit-627 TNI AL Tangkap Kapal Ikan Vietnam di ZEEI Laut Natuna Utara

Ia mengatakan latihan-latihan tersebut juga merupakan sarana diplomasi untuk menjaga stabilitas keamanan maritim di wilayah Indonesia. 

Yudo bersyukur selama ini kapal-kapal perang asing yang kebetulan berpapasan dengan KRI, merespons positif ajakan latihan tersebut.

"Ini lah cara-cara diplomasi seperti ini tentunya untuk mengurangi ketegangan apabila terjadi konflik tadi," kata Yudo.

Penulis: Gita Irawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved