Breaking News:

KPU: Pelaksanaan Pemilu 2024 Bisa Jadi Peluang Meningkatkan Derajat Demokrasi Elektoral

Apalagi para penyelenggara pemilu sudah punya modal yakni pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2020 kemarin.

Fransiskus Adhiyuda/Tribunnews.com
Viryan Azis. Foto diambil sebelum pandemi. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisioner KPU RI Viryan Azis mengatakan pelaksanaan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 bisa jadi peluang untuk meningkatkan derajat demokrasi elektoral di tengah pandemi Corona.

Apalagi para penyelenggara pemilu sudah punya modal yakni pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2020 kemarin.

"Jadi meski kita punya modalitas yang bagus di 2020, tapi kita punya peluang meningkatkan kembali derajat demokrasi elektoral di masa pandemi karena sudah punya pengalaman di 2020," kata Viryan dalam diskusi daring 'Langkah Kesiapan serta Antisipasi Penyelenggara Menghadapi Pemilu dan Pilkada 2024 dalam Skenario Pandemi Covid-19', Kamis (9/9/2021).

Adapun kata Viryan, penyelenggara pemilu khususnya KPU bisa meningkatkan mekanisme kampanye daring.

Baca juga: KPU Ingatkan Munculnya Virus Corona Varian Baru yang Lebih Bahaya Jelang Pemilu 2024

Mengingat kampanye daring kian bergeliat di masa pandemi. Salah satunya pemanfaatan aplikasi zoom meeting yang kian lumrah digunakan. Sehingga bisa jadi salah satu sarana sebagai media berkampanye.

"Apa yang bisa kita tingkatkan, pertama mungkin mekanisme kampanye. Kampanye daring akan semakin meningkat, budaya zoom ini sekarang sudah luar biasa," ucapnya.

"Kita sudah bisa mengekfektifkan kampanye secara digital, ada ruang yang bisa kita maksimalkan. Kemudian bagaimana meminimalisir sentuhan antara pemilih dan petugas. Untuk kegiatan coklit bisa juga menggunakan Sicoklit (Sistem Informasi Pencocokan Dan Penelitian)," terang Viryan.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved