Breaking News:

Virus Corona

Serbuan Vaksinasi Maritim TNI AL, Kolinlamil Sasar 500 Pelajar

Kolinlamil menargetkan vaksinasi di Yayasan perguruan Islam ini 500 pelajar dengan vaksin sinovac.

Dispen Kolinlamil
Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) bergerak menuju Yayasan Perguruan Al Husna Waziyadah Desa Sukamurni, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (9/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setelah melaksanakan serbuan vaksinasi masyarakat maritim, TNI AL mulai menyasar pemberian vaksinasi ke yayasan-yayasan pendidikan.

Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) bergerak menuju Yayasan Perguruan Al Husna Waziyadah Desa Sukamurni, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi, Kamis (9/9/2021).

Serbuan vaksin maritim TNI AL ke sekolah-sekolah ini juga sekaligus menyambut peringatan HUT TNI AL ke-76 yang jatuh 10 September 2021.

Kolinlamil menargetkan vaksinasi di Yayasan perguruan Islam ini 500 pelajar dengan vaksin sinovac. Dan tenaga vaksinator yang mendukung kegiatan sebanyak 30 personel dari Dinas Kesehatan Kolinlamil.

Pelaksanaan vaksinasi di yayasan-yayasan pendidikan merupakan implementasi dari perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono agar seluruh jajaran TNI AL di seluruh Indonesia melakukan segala upaya untuk membantu pemerintah mengatasi pandemi Covid-19 melalui serbuan vaksin TNI AL kepada masyarakat maritim, juga menyasar daerah- daerah yang laju vaksinasinya masih minim.

Baca juga: Wapres Nilai Vaksinasi Covid-19 Jadi Game Changer Pelaksanaan PTM di Sekolah

Vaksinasi bagi para pelajar Yayasan Perguruan Al Husna Waziyadah ini berlangsung di halaman sekolah tersebut.

Dalam kesempatan itu, Kepala Staf Kolinlamil Laksma TNI Dwika Tjahja Setiawan mewakili Panglima Kolinlamil menyampaikan serbuan vaksinasi maritim TNI AL kini sasarannya memprioritaskan yayasan atau lembaga pendidikan dan sekolah-sekolah.

"Dan ini untuk memberikan kekebalan tubuh kepada para pelajar agar mereka bisa segera melakukan Pembelajaran Tatap Muka sesuai dengan program pemerintah," kata Dwika Tjahja Setiawan.

Serbuan vaksinasi covid-19 menargetkan para pelajar yang sebentar lagi mulai proses belajar mengajar tatap muka.

Tapi tidak menutup kemungkinan masyarakat sekitar pun bisa mengikuti vaksinasi.

"Kenapa kita pilih yayasan pendidikan dan sekolah-sekolah, karena di sini tempatnya anak-anak sedang dalam proses belajar mengajar. Tentunya mereka berkumpul untuk belajar mengajar, makanya kita vaksin supaya mereka sehat semuanya," tambahnya.

Selain itu, program Pemerintah ini untuk percepatan vaksinasi di Indonesia yang targetnya akhir tahun 2021 nanti sudah tervaksinasi seluruhnya dan masyarakat Indonesia mencapai herd immunity.

Awalnya jajaran TNI Angkatan Laut menyasar masyarakat yang tinggal di daerah pesisir dan kampung nelayan. Dan kini sasaran meluas ke pondok pesantren, universitas, dan sekolah-sekolah.

Usai divaksin, para pelajar juga menerima bantuan sembako sebagai bantuan sosial bagi masyarakat yang terkena dampak Covid-19.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved