Breaking News:

Mendagri: Kepala Daerah Harus Memimpin dengan Konsep

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengatakan dalam memimpin, kepala daerah harus memiliki konsep.

Puspen Kemendagri
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTAMenteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengatakan dalam memimpin, kepala daerah harus memiliki konsep.

Hal ini dikatakan Mendagri saat memberikan Pembekalan Kepemimpinan Pemerintahan Dalam Negeri Tahun 2021 Gelombang III dan IV secara virtual, Senin (13/9/2021).

“Mau dibawa kemana daerah saya. Kalau bekerja tanpa konsep maka akan serabutan, kemudian tidak sistematis apa yang dikerjakan. Sampai akhir tugas tidak mengerti apa yang ingin dicapai,” ujarnya.

Selain konsep, Eks Kapolri itu menjelaskan 3 syarat atau kriteria untuk menjadi seorang pemimpin atau kepala daerah yang kuat.

Pertama, kepala daerah dan wakil kepala daerah memiliki kekuasaan (power) yang tentulah sudah dimiliki oleh para peserta yang hadir mengikuti pembekalan kepemimpinan.

Kedua, seorang pemimpin di daerah memiliki pengikut (follower), baik staf maupun masyarakat.

Ketiga, kepala daerah mesti memiliki konsep, akan dibawa ke mana daerah yang ia pimpin.

Baca juga: Mendagri Minta Kepala Daerah dan Wakilnya Rukun Serta Bersinergi dengan Forkopimda

“(Untuk itu, kepala daerah) harus memiliki konsep, bagaimana untuk membuat roadmap,” ujar Mendagri.

Mendagri terkesan dengan Wali Kota Makassar mengenai konsep saat melakukan kunjungannya ke beberapa daerah setelah pelantikan bupati/walikota hasil Pilkada Serentak Tahun 2020.

Secara objektif, ia menilai, Wali Kota Makassar mampu membuat konsep secara sistematis dan detail terkait apa yang dikerjakan hingga tahun 2024.

Baca juga: Kemendagri Minta Daerah Teliti dan Hati-hati dalam Input Data Covid-19

“Beliau bisa membuat gambaran konsep, menjelaskan dengan paparan yang sangat sistematis dan detail sekali. Apa yang akan dikerjakan dia sampai dengan tahun 2024,” ujar Mendagri.

Ia meminta bagi kepala daerah yang belum memiliki konsep, agar segera menyusunnya dengan detail.

Sementara bagi yang sudah menyusun tetapi merasa belum sempurna, ia meminta agar konsepnya disempurnakan.

“Nah ini mungkin salah satu contoh, saya yakin yang lain juga punya konsep-konsep itu,” kata Mendagri.

Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved