Breaking News:

Jokowi Tegur Kapolri soal Kritik dari Masyarakat: Jangan Terlalu Berlebihan, Akui Sudah Biasa Dihina

Presiden Joko Widodo memberikan tanggapan terkait tindakan aparat terhadap kritikan mural ke pemerintah, berikan teguran dan akui sudah biasa dihina.

Tribunnews/HO/Biro Pers Setpres/Muchlis Jr
Presiden Joko Widodo menghadiri Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI untuk menyampaikan pidato kenegaraan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (16/8/2021). Dalam artikel mengulas tentang Presiden Joko Widodo yang memberikan tanggapan terkait tindakan aparat terhadap kritikan mural ke pemerintah. 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Joko Widodo memberikan tanggapan terkait tindakan aparat terhadap aspirasi masyarakat ke pemerintah, baik dalam bentuk mural atau aksi lainnya.

Presiden Jokowi telah menyampaikan teguran kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Jokowi meminta agar aparat tidak berlebihan dalam menanggapi kritik terhadap pemerintah.

"Saya sudah tegur Kapolri soal ini, saya minta agar jangan terlalu berlebihan. Wong saya baca kok isi posternya."

"Biasa aja. Lebih dari itu saya sudah biasa dihina," kata Jokowi dikutip Tribunnews.com dari tayangan video di channel YouTube Kompas TV, Kamis (16/9/2021).

Baca juga: KSP: Ada Kekeliruan Mendasar Praktik Demokrasi Soal Maraknya Mural Presiden Jokowi

Dalam pertemuan dengan sejumlah pemimpin redaksi di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu, 15 September 2021, Jokowi juga menegaskan dirinya tidak antrikritik.

"Saya tidak antikritik. Sudah biasa dihina. Saya ini dibilang macam-macam, dibilang PKI, antek asing, antek aseng, planga-plongo, lip service. Itu sudah makanan sehari-hari," tutur Jokowi.

Presiden Joko Widodo.
Presiden Joko Widodo. (Tangkap Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Kapolri Terbitkan Surat Telegram Tentang Aparat Tak Boleh Reaktif saat Masyarakat Aspirasi

Diberitakan Tribunnews.com sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta anggota dan jajarannya untuk tidak bersikap reaktif saat menyikapi penyampaian aspirasi masyarakat.

Instruksi ini disampaikan oleh Sigit melalui surat telegram kepada jajarannya.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved