Breaking News:

OTT KPK di Kalimantan Selatan

Ketua KPK Sebut OTT Terjadi di Kabupaten Hulu Sungai Utara Kalsel

Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kalimantan Selatan pada Rabu (15/9/2021) pukul 20.00 WITA.

Tribunnews/Irwan Rismawan
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri memberikan keterangan terkait pelantikan pegawai KPK saat konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (1/6/2021). Dalam keterangannya, Firli mengklaim sebanyak 1.271 pegawai yang lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) alih status menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) mengikuti proses pelantikan. Tribunnews/Irwan Rismawan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kalimantan Selatan pada Rabu (15/9/2021) pukul 20.00 WITA.

Ketua KPK Firli Bahuri mengungkapkan lebih spesifik, giat operasi senyap terjadi di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

"Malam tadi ada giat tangkap tangan di Kabupaten HSU (Hulu Sungai Utara)," ujar Firli dalam keterangannya, Kamis (16/9/2021).

Jenderal polisi bintang tiga ini masih enggan membeberkan kronologi kasusnya. 

Firli juga belum mau membeberkan barang bukti yang didapat dalam OTT itu.

Garis pembatas KPK berwarna merah terpasang menyilang di depan pintu ruang kerja Plt Kepala Dinas PU HSU
Garis pembatas KPK berwarna merah terpasang menyilang di depan pintu ruang kerja Plt Kepala Dinas PU HSU (banjarmasinpost.co.id/Reni Kurnia Wati)

Saat ini semua pihak yang ditangkap sedang diperiksa intensif di Gedung Merah Putih KPK.

Baca juga: KPK OTT di Kalsel, Ruang Kerja Plt Kepala Dinas PU HSU Disegel, Sempat Pinjam Ruangan Polres

Masyarakat diminta bersabar.

"Nanti diberitahukan ke publik," kata Firli.

KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan tersangka dalam kasus ini.

Tim OTT saat ini sedang sibuk menggali keterlibatan para pihak.
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved