Breaking News:

Kebakaran di Lapas Tangerang

Satu Pasien Kebakaran Lapas Tangerang akan Lakukan Operasi Bedah Debridement

Pasien N korban kebakaran Lapas Tangerang belum menunjukkan gejala yang membaik akibat trauma inhalasi, N akan jalani operasi debridement.

Istimewa
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Banten terbakar pada Rabu (8/9/2021) dini hari. Akibat kebakaran yang terjadi selama dua jam lebih itu, sedikitnya 41 orang tewas. Begini kondisi lapas setelah alami kebakaran hebat selama 2 jam lebih. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tiga narapidana (napi) korban kebakaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang masih dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang.

Satu pasien berinisial N, belum menunjukkan gejala yang membaik akibat trauma inhalasi yang dialami.

Dokter jaga ICU bedah RSUD Kabupaten Tangerang Santika Budi Andyani mengatakan, akibat kondisi yang terus menurun itu N dipindahkan ke ruang ICU.

"Untuk pasien pertama, Tuan N, beliau dimasukkan di ruang ICU bedah," ucapnya melalui konferensi pers virtual, Kamis (16/9/2021).

Baca juga: Usut Penyebab Kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Polisi Dalami Bukti CCTV yang Ada di Sel Blok C2

Santika mengatakan, sejak awal kondisi N memburuk.

Bahkan sejak sepekan menjalani perawatan, kondisi N belum menunjukkan perbaikan kondisi yang signifikan.

"Untuk Tuan N kondisinya dari awal perawatan mengalami pemburukan, hingga sekarang masih belum mengalami perubahan yang signifikan," jelas dia.

N masih menggunakan alat bantu napas atau ventilator.

Hari ini, pihak RSUD Kabupaten Tangerang akan melakukan operasi debridement terhadap N.

Baca juga: Polri Pastikan Proses Identifikasi Jenazah Korban Kebakaran Lapas Kelas I Tangerang Berakhir

Operasi itu merupakan tindakan bedah untuk pembersihan luka dan pengangkatan jaringan yang terbakar.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved