Breaking News:

Kelompok Bersenjata di Papua

Tenaga Kesehatan Gugur oleh KKB, Anggota Komisi III Minta TNI-Polri Tumpas Kelompok Teroris di Papua

Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi mengutuk keras dan mengucapkan turut berduka cita terhadap peristiwa penyerangan puskesmas oleh

Tribun Medan/HO
Elly Bidana, Komandan KKB Papua yang menyerang Tenaga Kesehatan di Papua 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi mengutuk keras dan mengucapkan turut berduka cita terhadap peristiwa penyerangan puskesmas oleh Kelompok Teroris Bersenjata di wilayah Pegunungan Bintang, Papua, yang menewaskan 1 korban jiwa tenaga kesehatan yang bernama Gabriela Meilan.

"Duka mendalam saya haturkan kepada tenaga kesehatan yang gugur dalam menjalankan tugasnya yang mulia, Kepolisian bersama TNI  harus dapat memastikan dan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta tenaga kesehatan dan pihak lainnya yang bertugas di Papua," Kata Andi Rio dalam keterangannya, Sabtu (18/9/2021).

Politikus Golkar itu meminta Kepolisian dan TNI untuk dapat segera menangkap dan menumpas kelompok teroris bersenjata di papua dengan bertindak secara cepat dan tepat dengan mengutamakan keselamatan jiwa para personel, jangan sampai peristiwa ini menjadi deretan peristiwa yang menakutkan bagi masyarakat Papua.

Anggota DPR RI Andi Rio Padjalangi.
Anggota DPR RI Andi Rio Padjalangi. (Tribun Timur)

"Polri dan TNI harus terus menambah personel ke Papua untuk memperkuat pasukan yang sedang bertugas serta menjaga titik central serta objek vital di papua, sehingga masyarakat dapat merasa aman dan nyaman dalam melakukan aktifitas keseharian," ujarnya.

Baca juga: KSP: Kekerasan KKB kepada Tenaga Kesehatan di Papua Langgar HAM

Terakhir, Andi Rio mendorong pemerintah pusat untuk dapat segera membuat tim khusus dalam upaya menyelesaikan kelompok teroris bersenjata yang terjadi di papua, jangan sampai peristiwa ini berkepanjangan dan menambah daftar korban jiwa yang terus berjatuhan.

"Semua pihak pasti mengharapkan papua dapat segera aman dan damai serta tidak ada lagi korban yang berguguran akibat ulah kelompok teroris bersenjata di tanah papua, terlebih papua akan menyelenggarakan PON," jelasnya.
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved