Breaking News:

Seleksi Kepegawaian di KPK

Jokowi Ogah Campuri Kasus TWK, Akademisi: Saat Diminta Jadi Saksi Nikah Influencer Langsung Bergegas

Richo meminta Presiden Jokowi jangan hanya kencang untuk urusan minor, tetapi soal TWK Presiden lepas tangan.

Tribunnews/Seno
Presiden Joko Widodo 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Akademisi Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada (UGM) Richo Andi Wibowo menyoroti sikap Presiden Joko Widodo soal polemik Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) pegawai KPK.

Richo meminta Presiden Jokowi jangan hanya kencang untuk urusan minor, tetapi soal TWK Presiden lepas tangan.

"Begitu diminta jadi saksi pernikahan influencer langsung bergegas," kata Richo dalam diskusi bertajuk 'Pertanggungjawaban Presiden dalam Kasus Pegawai KPK' yang diadakan oleh Constitutional and Adiministrative Law Society (CALS) di kanal Youtube PUSaKO FHUA, Minggu (19/9/2021).

Baca juga: Dukung KPK Pecat 56 Pegawai Tak Lolos TWK, Begini Cuitan Fahri Hamzah di Media Sosial

Richo membandingkan juga bagaimana cepatnya Presiden Jokowi saat menangani soal pungli di Tanjung Priok dan soal obat-obatan terkait Covid-19.

"Aksi-aksi teleponan kepada Menkes dan Kapolri itu menjadi simpatik bagi rakyat kecil tapi segera setelah itu rakyat berpikir juga jangan-jangan ini hanya polesan," kata Richo.

Adapun soal banyaknya desakan agar Presiden Jokowi turun tangan, Richo menilai hal tersebut sudah tepat dan logis.

"Karena salah satu jenis pengawasan adalah pengawasan atasan langsung.

Dalam hukum pengawasan, kita punya pengawasan atasan langsung, pengawasan fungsional internal, eksternal, pengawasan politis, termasuk pengawasan masyarakat," katanya.

Baca juga: Komnas HAM: Presiden Masih Berwenang Menyelesaikan Persoalan TWK KPK

"Jadi ini adalah hal yang sangat logis ketika orang bertanya kepada Presiden, karena itu adalah bentuk logika dari konsep pengawasan atasan langsung. You atasannya ya you yang ditanya.

Kan Anda Presiden sekarang ya Anda yang ditanya. Jelas," pungkasnya.

Diketahui, dalam pertemuan dengan pimpinan media massa, Kamis (16/9/2021) lalu, Presiden Jokowo tak mau berkomentar soal TWK sebelum putusan Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi keluar.

Baca juga: Pegawai KPK Tak Lolos TWK Mulai Ditawari Kerja di BUMN

Jokowi mengingatkan agar segala persoalan jangan kemudian selalu dilimpahkan atau ditarik ke presiden.

"Jangan apa-apa ditarik ke Presiden. Ini adalah sopan-santun ketatanegaraan. Saya harus hormati proses hukum yang sedang berjalan," ucap Jokowi

Penulis: Reza Deni
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved