Breaking News:

Kementerian PPN Bicara Menangani Dunia Tanpa Kemiskinan dan Kelaparan

Kementerian PPN/Bappenas menyatakan, sudah melakukan pemetaan di dalam pembangunan berkelanjutan atau sustainable

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ilustrasi kemiskinan: Warga beraktivitas di samping rel, Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta, Jumat (1/1/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Kementerian PPN/Bappenas menyatakan, sudah melakukan pemetaan di dalam pembangunan berkelanjutan atau sustainable development goals (SDGs).

Direktur Agama, Pendidikan, dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas Amich Alhumami mengatakan, ada 17 tujuan, 169 target, dan 241 indikator untuk dipilah.

Baca juga: Faisal Basri: Rokok Jadi Penyumbang Terbesar Kedua Kemiskinan di Indonesia

Pihaknya mengelompokkan pembangunan sosial ini karena ada isu kemiskinan, kelaparan, dan pendidikan yang berkualitas.

"Juga isu sosial budaya yang menjadi cakupan dan salah satu tema penting sedang kita diskusikan dalam forum webinar hari ini. Di antaranya itu adalah dunia tanpa kemiskinan, dunia tanpa kelaparan," ujarnya dalam webinar "Festival Literasi Zakat Wakaf 2021", Selasa (21/9/2021).

Baca juga: Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Target Rembang Lepas Kemiskinan Ekstrem di 2022

Amich menjelaskan, dunia tanpa kemiskinan dan kelaparan betul-betul isu kemanusiaan luar biasa dan hal mendasar harus ditangani oleh setiap negara.

Selain itu, juga ada pilar pembangunan ekonomi setiap negara, di mana berkepentingan untuk mendorong pertumbuhan disertai pemerataan.

"Lalu, juga pembangunan lingkungan karena konsepnya itu adalah keberlanjutan. Pembangunan berkelanjutan artinya bahwa sumber daya alam, sumber daya lingkungan di masing-masing negara itu tidak hanya dikelola, dieksploitasi untuk satu generasi," pungkasnya.

Penulis: Yanuar R Yovanda
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved