Breaking News:

Komisi III DPR Minta Kejagung Tetap Konsisten Kejar Buronan yang Berkeliaran di Luar Negeri

Selama periode Januari-Agustus Kejaksaan Agung berhasil meringkus lebih dari 100 orang tersangka, terpidana ataupun terdakwa yang memang masuk ke dala

Istimewa
Buronan Kejaksaan Agung Hendra Subrata Tertangkap di Singapura Berkat Kejelian Petugas Imigrasi KBRI Singapura dan telah diterbangkan ke Indonesia malam ini 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Selama periode Januari-Agustus Kejaksaan Agung berhasil meringkus lebih dari 100 orang tersangka, terpidana ataupun terdakwa yang memang masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO) atau buronan. 

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen M Sunarto.

Ia juga menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut juga berkat dari Adhyaksa Monitoring Center (AMC) untuk melacak buronan-buronan.

Berkaitan dengan pencapaian ini, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Fraksi Partai NasDem Ahmad Sahroni menyampaikan aspirasinya. 

Menurut Sahroni, Kejaksaan telah menepati janjinya untuk terus mengejar para DPO dan menunjukkan komitmennya dalam penegakkan hukum dengan serius. 

“Apresiasi yang luar biasa kepada Kejaksaan, karena atas kerja kerasnya mampu menangkap 110 orang yang berstatus DPO tersebut. Saya selalu membahas hal ini di Komisi III, meminta Kejaksaan terus mengejar para buronan," katanya kepada wartawan, Jumat (24/9/2021). 

Baca juga: Kejaksaan Agung Tangkap 110 Buronan Selama Januari Sampai Agustus 2021

"Dan ini terbukti bahwa kejaksaan menepati janji-janjinya untuk menangkap para buron tersebut. Ini juga terjadi peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya. Kalau tahun lalu berhasil menangkap sekitar 140 dalam satu tahun penuh, kalau sekarang sudah mencapai lebih dari 100 hanya dalam kurun waktu 8 bulan. Ini hebat sekali," lanjutnya.

Sahroni meminta kepada Kejaksaan agar fokus meningkatkan kemajuan teknologi untuk membantu melacak para buronan yang belum tertangkap. 

Selain itu, kerja sama dengan berbagai lembaga penegak hukum di dalam maupun luar negeri juga perlu terus ditingkatkan agar upaya pengejarannya semakin maksimal. 

“Selanjutnya, Kejagung harus tetap konsisten melakukan pengejaran terhadap buronan lain yang memang masih sulit diketahui lokasinya atau masih berkeliaran di luar negeri. Menurut saya hal tersebut dapat diatasi dengan fokus memanfaatkan kemajuan teknologi sekaligus kerjasama dengan lembaga hukum di dalam maupun luar negeri," ujarnya. 

"Karena dengan pemanfaatan ini, Kejaksaan akan semakin dimudahkan dalam melacak para buronan tersebut," pungkasnya.
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved