Breaking News:

Penyerangan Ulama

Kompolnas Minta Polri Tak Sembarangan Cap Pelaku Penyerangan Ustaz Sebagai ODGJ

Kompolnas meminta Kepolisian RI untuk berhati-hati dalam memutuskan maraknya kasus penyerangan terhadap Ustaz di sejumlah daerah di Indonesia.

Rizki Sandi Saputra
Anggota Kompolnas RI Yusuf Warsyim dalam acara HotTopic, Rabu (24/2/2021) 

Sebelumnya, ustaz bernama Arman (43) atau Alex meninggal dunia setelah ditembak orang tak dikenal (OTK) di depan rumahnya di Kelurahan Kunciran, Kecamatan Cipondoh, Tangerang.

Guspardi menegaskan beberapa kejadian penyerangan kepada tokoh agama ataupun para ustaz belakangan ini harus disikapi dengan meningkatkan kewaspadaan dan lebih berhati-hati dalam setiap kegiatan yang dilakukan.

"Polisi harus melakukan pengusutan secara tuntas dan membongkar apa motif dibalik penyerangan ini. Agar tidak menimbulkan keresahan dan ketakutan di masyarakat dan tokoh Agama, terkait rangkaian peristiwa semacam itu yang terus terjadi secara berulang," pungkasnya.

Respons Polri

Kepolisian RI memastikan bakal mengusut maraknya kejadian penyerangan Ustaz di daerah di Indonesia. Polri memastikan akan menyelidiki kejadian tersebut secara transparan.

"Kita usut setiap kejadian yang ada," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono kepada wartawan, Kamis (23/9/2021).

Lebih lanjut, Argo mengharapkan tak ada aktor intelektual dalam maraknya kasus penyerangan Ustaz di daerah.

Penyidik memastikan akan melaksanakan pengusutan setiap kejadian sesuai aturan yang berlaku.

"Semoga tidak ada. Tetap melaksanakan tugas sesuai prosedur," tukasnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved