Breaking News:

Pemilu 2024

PPP Tak Setuju Usulan Pemerintah Pemilu 2024 Digelar 15 Mei, Lebih Rasional Maret atau Tetap April

Fraksi PPP DPR RI mengaku tak setuju dengan usulan pemerintah jika Pemilu 2024 digelar pada 15 Mei.

dok. DPR RI
Anggota Komisi VI DPR RI Achmad Baidowi saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI meninjau fasilitas bengkel kapal selam PT PAL Indonesia (Persero), di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (10/6/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Fraksi PPP DPR RI mengaku tak setuju dengan usulan pemerintah jika Pemilu 2024 digelar pada 15 Mei.

Meskipun sebagai sebuah usulan PPP menghargainya wacana tersebut.

"Sebagai peserta pemilu tentunya kami siap kapanpun jadwalnya, namun tidak elok jika kami hanya memikirkan dari sudut pandang peserta pemilu," kata Sekretaris Fraksi PPP DPR RI Achmad Baidowi kepada wartawan, Selasa (28/9/2021).

Ketua DPP PPP ini mengingatkan yang mesti dipikirkan adalah teknis pelaksanaan pemilu 2024.

Mengingat pada tahun yang sama 2024 ada juga pilkada yang digelar bulan November.

"Artinya jika pemilu nasional bulan Mei, maka jarak dengan pilkada hanya 6 bulan sudah pasti berhimpitan dengan pelaksanaan pilkada. Belum lagi kalau pilpres 2 putaran, maka akan menyita waktu. Termasuk juga adanya sengketa di MK," ujar pria yang akrab disapa Awiek itu.

Baca juga: KPU Simulasikan Usulan Pemerintah Soal Pemilu Digelar 15 Mei 2024

Awiek menekankan, dalam UU pilkada disebutkan bahwa syarat usungan calon kepala daerah mengacu pada hasil pemilu terakhir yaitu nanti hasil pemilu 2024.

Atas dasar itu, menurutnya lebih rasional pemilu 2024 dimajukan menjadi bulan Maret atau paling tidak tetap di bulan April.

"Maka sebenarnya yang lebih rasional itu adalah memajukan jadwal pemilu nasional bulan Maret atau setidaknya tetap di bulan April, bukan malah memundurkan bulan Mei," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menyatakan pemerintah mengusulkan Pemilu 2024 digelar pada 15 Mei.

Halaman
12
Penulis: chaerul umam
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved