Pelecehan dan Bullying di Kantor

Komnas Perempuan Nilai Kesehatan Mental Keluarga MS Juga Perlu Dipulihkan

Komnas Perempuan menyatakan telah menerima aduan dari terduga korban pelecehan seksual di lingkungan kerja KPI Pusat berinisial MS.

Tribunnews.com/ Rizki Sandi Saputra
Terduga korban pelecehan di lingkungan kerja Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat didampingi kuasa hukumnya Rony Hutahaean dan Reinhard Silaban mendatangi Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (6/9/2021) untuk menjalani tes kejiwaan. 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komnas Perempuan menyatakan telah menerima aduan dari terduga korban pelecehan seksual di lingkungan kerja KPI Pusat berinisial MS, pada Jumat (1/10/2021).

Diketahui, pada Kamis (30/9/2021) kemarin, MS melakukan pertemuan dengan pihak Komnas Perempuan melalui virtual untuk meminta dukungan moril atas peristiwa yang dialaminya.

Komisioner Komnas Perempuan Siti Aminah Tardi mengatakan pihaknya telah menerima permohonan dukungan tersebut dari MS.

Dirinya menyatakan dalam perkara yang dialami MS ini bukan hanya berdampak pada MS sendiri melainkan kepada keluarga besarnya.

"Kasus inipun telah berdampak pada istri dan ibunya," kata Siti Aminah saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (1/10/2021).

Baca juga: Komnas Perempuan Sebut Kasus Pelecehan Seksual di KPI Amat Serius, Pengaruhi Fisik dan Mental Korban

Menindaklanjuti hal tersebut, dirinya menilai perlu pemulihan kesehatan mental juga tak hanya diberikan kepada MS yang menjadi korban, melainkan kepada orang sekitar MS yang juga menerima dampaknya.

Terlebih, saat ini MS sudah berkeluarga yang diyakini juga merasakan langsung kondisi yang tidak baik dari insiden yang dialami oleh MS.

"Dalam kasus ini, pemulihan korban juga perlu diperluas kepada anggota keluarganya, yang terdampak secara tidak langsung dari peristiwa kekerasan seksual itu dan sekaligus berperan penting sebagai penyokong pemulihan korban," bebernya.

Terhadap aduan yang dilayangkan MS, Siti mengatakan pihaknya mengapresiasi langkah tersebut.

Upaya MS ini diyakini Siti, dapat mengungkap para pelaku kejahatan seksual yang kerap terjadi di lingkungan kerja, terlebih pada kasus ini lokasinya di lembaga milik negara.

"Pada prinsipnya Komnas Perempuan mendukung siapa pun yang pernah mengalami tindak kekerasan seksual untuk dapat mengungkapkan kekerasan seksual yang dialaminya, mendukung upayanya mendapatkan keadilan dan memperoleh pemulihan," ucap dia.

Lebih lanjut, pada pertemuan tersebut Siti mengungkapkan kalau MS bercerita tentang kondisi atau peristiwa pelecehan seksual yang dialami.

Tak hanya itu, perkembangan terbaru yang tengah dijalani MS dalam perkara ini juga turut disampaikan MS yang turut didampingi oleh kuasa hukumnya.

"Sdr.MS menyampaikan peristiwa kekerasan seksual yang ia alami, dampak, dan Langkah-langkah yang diambil dan perkembangan advokasi kasusnya," kata Siti.

"Sdr. MS memandang penting untuk melaporkan kepada Komnas Perempuan, walaupun ia korban KS laki-laki untuk mendapatkan dukungan dan pertimbangan pada situasi yang ia hadapi," tukasnya.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved