Breaking News:

Kemendagri Ajak Masyarakat Hafalkan NIK karena akan Jadi Kunci Akses Layanan Publik Masa Depan

Pemerintah melalui Kemendagri mengajak masyarakat untuk membiasakan diri dalam menghafal NIK untuk kebutuhan akses layanan publik mas depan

Instagram @kemenkominfo
Ilustrasi foto KTP oleh Kementerian Komunikasi. 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri mengajak masyarakat untuk membiasakan diri dalam menghafal Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Mengingat ke depan, selain nama, segala aktivitas dan kebutuhan akan banyak menggunakan informasi NIK.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Zudan Arif Fakrulloh, Jumat (1/10/2021).

Zudan mengatakan, ke depannya, segala layanan publik akan menggunakan NIK sebagai kunci aksesnya.

Seperti di antaranya saat di rumah sakit, di kantor pajak maupun kantor-kantor pemerintah lainnya.

"Berobat ke rumah sakit ingat NIK, mengurus SIM ingat NIK, mengurus kartu prakerja ingat NIK, bantuan sosial ingat NIK. Itu NIK-nya memang harus diingat," kata Zudan dikutip dari Tribunnews.com, Sabtu (2/10/2021).

Baca juga: KPK Kesulitan Periksa Paulus Tannos, Tersangka Korupsi e-KTP itu Diduga Berada di Singapura

Baca juga: Indonesia Menuju Era Satu Data, Seluruh Pelayanan Publik akan Berbasis NIK

Ini dilakukan karena jika hanya menggunakan akses nama, banyak masyarakat Indonesia yang memiliki nama sama.

"Ini memang ada proses membiasakan mengingat NIK dan nama. Kalau dulu kan hanya mengingat nama. Tapi nama banyak yang sama, sekarang hanya mengingat NIK," kata Zudan.

Zudan menyebut, pemerintah Indonesia saat ini tengah berupaya untuk menuju era Indonesia satu data.

Satu data dengan satu nomor tunggal yang berlaku seumur hidup, yaitu NIK.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved