Partai Bentukan Amien Rais
Akui Dualisme Kepengurusan Terjadi di Beberapa DPD, Waketum Partai Ummat: DPP Tetap Solid
Waketum Partai Ummat benarkan adanya dualisme kepemimpinan yang terjadi di beberapa DPD, namun Dewan Pimpinan Pusatnya masih solid
TRIBUNNEWS.COM - Wakil Ketua Umum Partai Ummat, Chandra Tirta Wijaya membenarkan adanya dualisme kepemimpinan yang terjadi di beberapa Dewan Pimpinan Daerah (DPD).
Kendati demikian, Chandra menegaskan bahwa Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Ummat saat ini masih tetap solid.
Mengutip Tribunnews.com, hal tersebut disampaikan Chandra, Rabu (6/10/2021).
"Maksudnya dualisme di beberapa DPD, bukan pusat. (Kalau pusat) solid," tegas Chandra.
Mengenai dualisme kepengurusan di beberapa DPD, Chandra mengatakan bahwa hal tersebut terjadi karena kader di daerah sangat antusias untuk memimpin partai.
Baca juga: 31 Orang di DPP Undur Diri, 4 DPC Bubar, Partai Ummat: Itu Seleksi Alam, Pengurus Baru Sudah Jadi
Baca juga: 26 Pengurus DPD Partai Ummat Kota Depok Mundur, Ratusan Tokoh Riau Disebut Gabung Partai Ummat
Saat ini, Partai Ummat sedang mencarikan solusi mengenai dualisme di kepengurusan daerah tersebut.
Partai Ummat Siap Umumkan Pengurus Baru
Dalam waktu dekat, Humas DPP Partai Ummat, Mustofa Nahrawardaya mengabarkan bahwa pihaknya siap mengumumkan para pengganti pengurus yang hengkang dari Partai Ummat.
Bahkan, hari ini nama-nama calon anggota baru untuk menggantikan para eks pengurus DPD tersebut sudah ada dalam daftar.
Hal tersebut disampaikan oleh Mustofa kepada Tribunnews.com, Minggu (10/10/2021).
Baca juga: DAFTAR Kader yang Mundur dari Partai Ummat, 26 Pengurus DPD Kota Depok Juga Mundur, Ini Alasannya
"Seperti di Depok, beberapa saat usai undur diri, insya Allah hari ini pengurus baru sudah jadi. Nanti diumumkan secepatnya," kata Mustofa.
Dengan begitu, Mustofa meyakinkan mundurnya puluhan pengurus DPD Kota Depok, tidak akan berpengaruh pada Partai besutan Amien Rais tersebut.
Terlebih yang memutuskan untuk mundur hanya dalam jumlah yang kelompok kecil dan tidak signifikan mengubah kondisi internal Partai.
"Secara cepat, kekosongan itu langsung terisi oleh pengurus baru. Jadi, sama sekali tidak mempengaruhi Partai Ummat," bebernya.
Baca juga: Kader Mundur, Partai Ummat: Rata-rata Alasan Dinamika Partai hingga Tak Bisa Atur Ritme Partai
Partai Ummat Kini Fokus Buatkan Kartu Anggota
Ketua Umum Partai Ummat, Ridho Rahmadi mengabarkan saat ini partai besutan Amien Rais tersebut sedang fokus menyelesaikan keanggotaan partai.
Terutama dalam hal menyiapkan kartu tanda anggota (KTA) Partai Ummat.
Hal ini karena Komisi Pemilihan Umum (KPU) mempersyaratkan adanya aturan bagi anggota partai politik untuk memiliki KTA.
Penyiapan persyaratan kartu keanggotaan partai ini, kata Ridho, dilakukan karena Partai Ummat berencana akan bertarung dalam Pemilu 2024 mendatang.
Baca juga: Partai Ummat Klaim Kesulitan Akomodir Tingginya Antusiasme Tokoh Besar yang Ingin Bergabung
Mengenai jadwal usulan kapan akan digelar Pemilu 2024, Ridho mengatakan bahwa partainya akan mengikuti jadwal yang telah ditentukan.
"Jadi kalau kita (Partai Ummat) insha Allah 21 Februari siap, mundur pun (jadwalnya) juga siap," ucap Ridho saat ditemui Tribunnews.com usai jumpa pers di Kantor DPP Partai Ummat, Jumat (8/10/2021).
Bahkan, kata Ridho, pihaknya menargetkan Partai Ummat dapat menembus 5 besar partai politik yang bisa mendudukkan wakilnya di Parlemen.
"Optimis. Bahkan kami, yang namanya target, kuantifikasi optimisme kami Insha Allah berharap 3 sampai 5 besar masuk," lanjut Ridho.
(Tribunnews.com/Galuh Widya Wardani/Reza Deni/Rizki Sandi Saputra)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ketua-dpp-pan-chandra_20180714_155653.jpg)