Breaking News:

Profil Tokoh

Mengenal Sosok Jenderal Hoegeng, Tokoh Militer dengan Segudang Tanda Jasa dan Jabatan Pentingnya

Berikut sosok Jenderal Hoegeng, tokoh militer dengan segudang jasa dan jabatan pentingnya.

Istimewa/intisari
Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso direkomendasikan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendapat gelar pahlawan Nasional bersama dua tokoh lainnya, yaitu dokter Kariadi dan Prof Dr R Soegarda Poerbakawatja 

- Kepala Bagian Reserse Kriminil Kantor Polisi Sumatera Utara di Medan (1956);

- Mengikuti Pendidikan Brimob (1959) dan menjadi seorang Staf Direktorat II Mabes Kepolisian Negara (1960);

- Kepala Jawatan Imigrasi (1960);

- Menteri luran Negara (1965);

- Menteri Sekretaris Kabinet Inti (1966).

- Deputi Operasi Panglima Angkatan Kepolisian (1966);

- Deputi Menteri/Panglima Angkatan Kepolisian Urusan Operasi (1966).

Kedua jabatan deputi tersebut diemban setelah Hoegeng dipindahkan ke markas Kepolisian Negara.

- Kepala Kepolisian Negara (5 Mei 1968)

Tahun 1969, Kepala Kepolisian Negara kemudian berubah menjadi Kapolri.

Berakhirnya masa jabatan

Tanggal 2 Oktober 1971, Hoegeng mengakhiri masa jabatannya.

Atas semua pengabdiannya kepada negara, ia telah menerima sejumlah tanda jasa, di antaranya:

- Bintang Gerilya;

- Bintang Dharma;

- Bintang Bhayangkara I;

- Bintang Kartika Eka Paksi I;

- Bintang Jalasena I;

- Bintang Swa Buana Paksa I.

Adapun sederet Satya Lencana yang diterima, antara lain:

- SL Sapta Marga;

- SL Perang Ke-merdekaan (I dan II);

- SL Peringatan Kemerdekaan;

- SL Prasetya Pancawarsa;

- SL Dasa Warsa;

- SL GOM I;

- SL Yana Utama;

- SL Penegak;

- SL Ksatria Tamtama.

Meninggalnya Jenderal Hoegeng

Rabu 14 Juli 2004 pukul 00.30 WIB, Hoegeng Imam Santoso meninggal dunia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

Sebelumnya, sejak 13 Mei 2004, ia telah dirawat intensif di RS Polri Kramat Jati, Jakarta akibat mengalami stroke, penyumbatan saluran pembuluh jantung, dan pendarahan di bagian lambung.

Rabu siang 14 Juli 2004, jenazahnya dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Giritama, Desa Tonjo, Bojong Gede, Bogor, Jawa Barat.

(Tribunnews.com/Katarina Retri)

Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved