Breaking News:

2 Tahun Jokowi & Maruf Amin

2 Tahun Kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf, PKS Soroti Kualitas Demokrasi hingga Kinerja Penegakan Hukum 

Empat catatan kritis PKS atas dua tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin.

Penulis: chaerul umam
dpr.go.id
Mardani Ali Sera. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menyampaikan beberapa catatan kritis atas dua tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin. 

Pertama, Mardani menyoroti kualitas demokrasi di dua tahun kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf. 

Dia menyebut bahwa sistem check and balances tak berjalan seimbang lantaran 'gemuknya' komposisi koalisi partai politik pendukung pemerintah. 

"Demokrasi itu esensi check and balances, kualitas kontrol bergantung pada kualitas gagasan dan kuantitas kursi. Dengan koalisi super gemuk, bisa membuat kualitas kontrol melemah, tapi PKS istiqomah di #KamiOposisi," kata Mardani kepada wartawan, Rabu (20/10/2021). 

Baca juga: Dua Tahun Jokowi-Maruf Amin, Waketum MUI: Pembangunan Infrastruktur Terlihat Jelas 

Kedua, Mardani menyoroti semangat reformasi birokrasi yang dicanangkan pemerintah saat ini. 

Misalnya peleburan beberapa lembaga negara dan dibubarkannya BUMN yang 'sakit'. 

Namun, Mardani berpendapat semangat reformasi birokrasi itu tak terlihat lucu lantaran di periode kedua Presiden Jokowi malah menambah pos jabatan wakil menteri. 

"Pemborosan, bahkan mungkin ini tidak sesuai dengan grand desain reformasi birokrasi yang bermakna miskin struktur kaya fungsi," ucapnya. 

Baca juga: Fraksi PKS Nilai Pelantikan Megawati Jadi Ketua Dewan Pengarah BRIN Membuka Peluang Politisasi Riset

Ketiga, Mardani menyoroti lemahnya kinerja penegakan hukum di mata publik. 

Hal itu dibuktikan dengan sempat ramainya cuitan #PercumaLaporPolisi beberapa hari lalu karena kekecewaan publik atas institusi kepolisian. 

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved