Breaking News:

Penanganan Covid

Indonesia Terima 224.000 Vaksin AstraZeneca dari Jepang, Menlu: Bukti Kerja Sama Terus Berkembang

Pemerintah Indonesia kembali menerima 224.000 Vaksin AstraZeneca dari Jepang pada Selasa (19/10/2021) kemarin, nantinya akan datang lagi bertahap.

SRIWIJAYA POST/SRIWIJAYA POST/SYAHRUL HIDAYA
VAKSIN ASTRAZANECA - Pengendara Gojek divaksin AstraZeneca di Kampus Poltekpar Jakabaring Palembang, Rabu (8/9/2021). Dalam artikel mengulas tentang pemerintah Indonesia yang kembali menerima 224.000 Vaksin AstraZeneca dari Jepang pada Selasa (19/10/2021) kemarin. 

Tentang Vaksin AstraZeneca

Dikutip dari smartcity.jakarta.go.id, AstraZeneca atau juga dikenal Vaksin Oxford.

Vaksin ini dikembangkan oleh perusahaan biofarmasi asal Inggris bersama beberapa peneliti dari Universitas Oxford.

Vaksin Sinovac memanfaatkan virus Corona nonaktif untuk memicu antibodi, sedangkan vaksin tipe AstraZeneca  memanfaatkan virus hasil modifikasi untuk membentuk antibodi.

Penggunaan vaksin AstraZeneca dengan cara disuntikkan ke dalam otot sebanyak dua kali dalam jangka waktu 8 hingga 12 minggu, sesuai anjuran World Health Organization (WHO).

Untuk memenuhi kebutuhan vaksin dunia, produksi vaksin AstraZeneca juga dilakukan di luar Eropa.

Di Asia, vaksin ini diproduksi di India dan Korea Selatan yang kemudian diimpor ke Indonesia.

Saat ini, vaksin AstraZeneca telah mengantongi izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sejak 22 Februari 2021.

Selain itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga telah mengeluarkan Fatwa Nomor 14 Tahun 2021 yang memperbolehkan penggunaan vaksin AstraZeneca untuk keperluan mendesak.

(Tribunnews.com/Suci Bangun DS/Rina Ayu)

Simak berita lain terkait Penanganan Covid-19

Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved