Breaking News:

Menteri Bintang Minta Kapolsek Parigi Moutong Dijerat Pasal Berlapis

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah berinisial IDGN diduga melakukan tindakan asusila terhadap korban

Editor: Wahyu Aji
Larasati Diah Utami/Tribunnews.com
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seorang Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah berinisial IDGN diduga melakukan tindakan asusila terhadap korban yang merupakan perempuan berinisial S. 

Mendengar laporan tersebut Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga angkat suara dan meminta oknum Kapolsek dikenai pasal berlapis.

Menteri Bintang pun mengharapkan adanya penegakan hukum secara tegas kepada oknum Kapolsek Parigi Moutong sebagai terduga pelaku kekerasan seksual.

Baca juga: Soal Dugaan Rudapaksa, Kapolsek Parigi Sudah Dicopot dan akan Diproses Secara Pidana

“Perlu adanya penerapan pasal pemberatan hukuman serta pasal berlapis dalam proses hukum oknum kapolsek tersebut,” tegas Menteri Bintang dalam keterangannya, Kamis (21/10/2021).

Kasus asusila ini bermula dari iming-iming oknum Kapolsek Parigi Moutong terhadap S yang mengatakan akan membebaskan ayah S yang ditangkap oleh kepolisian karena diduga mencuri ternak.

Namun ternyata S malah menjadi korban kebiadaban pelaku.

Menteri Bintang mengecam dugaan tindakan asusila yang dilakukan oknum tersebut, karena tindakan asusila tersebut telah merendahkan martabat perempuan.

Menteri Bintang menilai perlu adanya sanksi etik dengan ancaman tertinggi melalui Sidang Komisi Kode Etik Profesi Kepolisian Republik Indonesia. 

Hal ini berdasarkan pada Pasal 11 huruf a jo Pasal 12 ayat (1) huruf a PP Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved