Nadiem Makarim Dukung Refleksi Budaya Lewat Ubud Writers and Readers Festival

Mendikbudristek Nadiem Makarim mendukung penguatan bahasa dan budaya Indonesia di ajang internasional Ubud Writers and Readers Festival ke-18 di Ubud,

Dok. Biro Komunikasi Publik Kemenparekraf
Turis asing di sawah berundak Ubud, Bali 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mendikbudristek Nadiem Makarim mendukung penguatan bahasa dan budaya Indonesia di ajang internasional Ubud Writers and Readers Festival ke-18 di Ubud, Bali.

Nadiem mengatakan Ubud Writers and Readers Festival adalah ruang merdeka bagi semua orang untuk saling berefleksi, bertukar ide, dan berbagi harapan.

"Kesempatan itu kami harapkan akan menghadirkan ruang-ruang kolaboratif yang lebih hidup dan bermakna di antara pelaku budaya dan masyarakat. Menuju Indonesia bahagia yang bernapaskan kebudayaan sebagai DNA kita," ujar Nadiem melalui keterangan tertulis, Jumat (22/10/2021). 

Mantan CEO Gojek ini mengapresiasi penyelenggaraan Ubud Writers and Readers Festival di masa pandemi dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Dirinya berharap festival ini dapat memperdalam pemahaman atas diri sendiri, orang lain, juga lingkungan dan alam sekitar.

Para pelaku budaya di Indonesia, menurutnya, juga berhak merasakan kemerdekaan dalam belajar dan berkarya.

Baca juga: Didampingi Puti, Menteri Nadiem Ziarah ke Makam Bung Karno

"Saya berharap negeri elok yang kaya budaya tutur atau lisan ini juga kaya dengan budaya tulisan yang mencerdaskan kehidupan bangsa dan memberikan referensi indah bagi dunia tentang Indonesia," kata Nadiem.

Indonesia, kata Nadiem perlu membangun ekosistem sastra, seni, dan budaya yang lebih kuat dalam menghadapi berbagai tantangan. 

Ubud Writers and Readers Festival tahun ini akan menjadi titik awal untuk mewujudkan cita-cita tersebut.

Seperti diketahui, Ubud Writers and Readers Festival ke-18 mengangkat tema “Mulat Sarira”, atau dalam bahasa Indonesia berarti Refleksi Diri.

Melalui tema tersebut, Ubud Writers and Readers Festival 2021 mencoba mengeksplorasi refleksi diri, introspeksi budaya, dan hak asasi manusia, yaitu menilik siapa diri kita, apa yang menyatukan dan memisahkan kita, dan apa yang mendorong setiap tindakan kita. 

Nadiemmenghadiri seremoni pembukaan Ubud Writers and Readers Festival di Taman Dedari, Ubud didampingi oleh Kepala Badan Bahasa, E Aminudin Aziz, dan Dirjen Kebudayaan, Hilmar Farid.

Kemendikbudristek memberikan Apresiasi Pelaku Budaya kepada 59.000 pelaku budaya yang terdampak pandemi dan memprioritaskan vaksinasi bagi para pelaku budaya

Pada Ubud Writers and Readers Festival 2021, sastrawan Indonesia, (almarhum) Budi Darma, mendapatkan penghargaan sepanjang masa atau lifetime achievement. 
 

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved