Breaking News:

Sederet Sanksi Dijatuhkan kepada Polisi yang Smackdown Mahasiswa di Tangerang, Apa Saja?

Polda Banten telah menjatuhkan sanksi berat Brigadir NP akibat aksi represifnya terhadap mahasiswa berinisial FA saat berdemonstrasi.

ISTIMEWA
Brigadir NP (kiri) minta maaf kepada Fariz (kanan) karena perbuatan kasarnya bertindak ala smackdown saat melakukan unjuk rasa di depan Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Rabu (13/10/2021) malam. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fandi Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polda Banten telah menjatuhkan sanksi berat Brigadir NP akibat aksi represifnya terhadap mahasiswa berinisial FA saat berdemonstrasi pekan lalu di Tangerang.

NP terbukti bersalah melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2003 tentang Peraturan Disiplin Anggota Polri.

Tak hanya itu, NP juga dikenakan sanksi berlapis akibat tindakannya tersebut.

"Terhadap Brigadir NP telah dengan sah dan meyakinkan melakukan pelanggaran aturan disiplin anggota Polri sehingga Brigadir NP diberi sanksi terberat secara berlapis," kata Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga dalam keterangan tertulis, Jumat (22/10/2021).

Shinto menuturkan bahwa sanksi berat yang diberikan kepada anggota Polresta Tangerang Polda Banten itu, di antaranya masa penahanan di tempat khusus selama 21 hari, mutasi yang bersifat demosi menjadi Bintara Polresta Tangerang tanpa jabatan, dan memberikan teguran tertulis yang secara administrasi. Brigadir NP juga dipastikan akan mengalami penundaan kenaikan pangkat.

"Pemberian sanksi ini akan mengakibatkan Brigadir NP tertunda dalam kenaikan pangkat dan terkendala untuk mengikuti pendidikan lanjutan," ujarnya.

Saksi berat terhadap NP diputuskan dalam sidang yang disupervisi oleh Divisi Propam Mabes Polri, pada Kamis (21/10/2021) sore kemarin.

Baca juga: Begini Respon Fariz Korban Banting Ala Smackdown Soal Brigadir NP Dijerat Sanksi Berat dan Berlapis

Sidang itu dipimpin langsung oleh Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro selaku Atasan Hukum (Ankum).

Sri Bintoro berwenang penuh karena putusan yang diberikan adalah sanksi terberat dalam peraturan kepolisian tersebut.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved