Breaking News:

2 Tahun Jokowi-Ma'ruf, Memaknai Marwah Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh

Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh bisa dicapai jika kita semua dengan bahu membahu dan saling bergandengan tangan dalam satu tujuan.

Editor: Content Writer
Istimewa
Presiden Jokowi memantau perkembangan UMKM di Papua, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNNEWS.COM - Bergerak pulih dari pandemi, begitulah kondisi negara kita saat ini. Mitigasi berbasis data, teknologi, dan ilmu pengetahuan merupakan kunci pulih dari kondisi saat ini. Dari data rilis KPCPEN 4 Oktober 2021, negara mengamankan pasokan vaksinasi yag mendesak sejumlah 280.527.920 dari lima jenis vaksin. Hal tersebut merupakan upaya pemerintah dalam menyelamatkan warga negara Indonesia.

Dalam Pidato Presiden RI, Joko Widodo menyampaikan Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh bisa dicapai jika kita semua dengan bahu membahu dan saling bergandengan tangan dalam satu tujuan. Kita harus tangguh dalam menghadapi pandemi dan berbagai tujuan yang akan kita hadapi dan kita terus tumbuh dalam menghadapi cita cita bangsa.

Sejalan dengan hal tersebut dalam rilis Kepala Staf Kepresidenan RI, Jendral Purn. Moeldoko menyampaikan bahwa sebagai nakhoda, Presiden Joko Widodo memberi arahan jelas dan tegas untuk bekal menempuh krisis yaitu “gas dan rem”, serta keberanian mengambil risiko.

Menurutnya, langkah ini juga tak lepas peran semua pihak, koordinasi Pemerintah pusat dengan daerah, tenaga kesehatan di garda terdepan, kesigapan TNI-Polri, akademisi turun  gunung, jaringan luas organisasi kemasyarakatan, serta inovasi sosial lembaga kemasyarakatan.

Tumbuh Setelah Bertahan

Pidato Presiden Jokowi mengenai perwujudan Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh (Istimewa)

Efek  domino pandemi ini adalah krisis multidimensi. Mencegah resesi pemerintah mendirikan Pemulihan Ekonomi Nasional atau PEN. Cakupannya meliputi aspek kesehatan, perlindungan sosial, program prioritas, UMKM dan korporasi serta insentif usaha.

Perlindungan sosial meliputi program keluarga harapan, kartu sembako, bansos tunai, kartu prakerja, diskon listrik, subsidi kuota dan bantuan langsung tunai desa. Alokasi anggaran per September 2021 untuk perlindungan sosial Rp 186,64 triliun, untuk Kesehatan Rp 214,96 triliun, untuk dukungan UMKM & Korporasi 162,40 triliun, program prioritas 117,94 triliun dan insentif usaha Rp 62,83 triliun.

Kecepatan, ketepatan, fleksibilitas, efisiensi, kreativitas dan inovasi berbasis teknologi  adalah elemen–elemen fundamental reformasi. Ada lima prioritas pemerintah dalam momentum konsolidasi saat ini meliputi menghadirkan Indonesia di klasemen negara maju, optimal sumber daya manusia berkualitas, infrastruktur dan logistik murah, pembangunan ekonomi inklusif dan berkelanjutan, reformasi birokrasi, penyederhanaan regulasi serta pebangunan demokrasi.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved