Breaking News:

Nadiem Makarim: Kampus Merdeka Dorong Perguruan Tinggi Terus Ciptakan Inovasi Baru

Menurut Nadiem, inovasi tersebut dapat dikonversi ke dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Tangkap Layar Youtube KEMENDIKBUD RI
Mendikbudristek Nadiem Makarim. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mendikbudristek Nadiem Makarim, dalam kunjungan kerja ke Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), melihat beberapa inovasi yang dihasilkan oleh civitas akademik ITS dipamerkan.

Menurut Nadiem, inovasi tersebut dapat dikonversi ke dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

“Hasil karya dan inovasi yang saya lihat di pameran sangat bagus. Itu dapat dikonversi ke dalam MBKM, sehingga akan lebih banyak lagi inovasi yang diciptakan perguruan tinggi,” tutur Nadiem melalui keterangan tertulis, Minggu (24/10/2021).

Berbagai inovasi karya civitas akademik ITS dipamerkan dalam pelaksanaan Dialog Kampus Merdeka bersama Nadiem.

Baca juga: Mendikbudristek Nadiem Makarim: Santri Indonesia Luar Biasa

Salah satunya adalah PETA EVARI yang bermula dari penelitian Adjie Pamungkas, Retno Indro Putri, Wahyu Setiawan, Arna Ferrajuannie, Johannes Krisdianto, dan Ita Elysiyah.

Kerja tim mahasiswa ITS ini, menghasilkan inovasi Peta Evakuasi Raba Berbicara (PETA EVARI).

PETA EVARI, terang Retno adalah media pembelajaran warga sekolah SMP/SMA LB-A YPAB dalam mempelajari jalur evakuasi di lingkungan sekolahnya.

"PETA EVARI ini merupakan bagian dari kegiatan Pusat Penelitian Mitigasi Kebencanaan dan Perubahan Iklim ITS (Puslit MKPI ITS) untuk ketangguhan Surabaya dalam menghadapi gempa dari program Global Future Cities dengan pendanaan dari UK FCDO,” katanya.

Ide awal dari media pembelajaran ini berasal dari salah satu guru netra dari sekolah YPAB, Tutus Setiawan, untuk pembelajaran orientasi mobilitas.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved