Breaking News:

Virus Corona

PPKM Dilonggarkan, Masyarakat Diimbau Disiplin Prokes di Angkutan Umum

Pemerintah meminta masyarakat untuk displin menaati protokol kesehatan, khususnya saat menggunakan kendaraan umum.

Freepik
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah meminta masyarakat untuk displin menaati protokol kesehatan, khususnya saat menggunakan kendaraan umum.

Meski Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) telah dilonggarkan, semua  tetap waspada.

"Kita harus tetap waspada untuk menghindari risiko lonjakan kasus lagi. Hal ini sudah terjadidi negara-negara Eropa seperti Inggris dan Rusia," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, Sabtu (23/10/2021).

Ia mengatakan, masyarakat mulai melakukan kegiatan ekonomi dan perjalanan dengan menggunakan kendaraan umum seperti KRL, MRT, serta Bus.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak lagi membatasi jumlah penumpang di dalam transportasi umum setelah Jakarta menerapkan PPKM level 2.

Baca juga: Warga Ber-KTP Non DKI Jakarta Tak Diizinkan Berekreasi di Kebun Binatang Ragunan Selama PPKM Level 2

Aturan terbaru soal jumlah penumpang transportasi umum itu tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) DKI Jakarta Nomor 1245 Tahun 2021 tentang PPKM Level 2 yang berlaku mulai Selasa (19/10/2021) hingga 1 November 2021.

Meski angkutan kota di DKI Jakarta dibolehkan beroperasi dengan kapasitas maksimum 100 persen, kapasitas maksimum Kereta Rel Listrik (KRL) tetap hanya 32 persen.

Hal itu mengacu pada menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 89 Tahun 2021 yang diterbitkan oleh Kementerian Perhubungan dan mulai berlaku pada 21 Oktober 2021.

SE tersebut mengatur kapasitas maksimum penumpang kereta api antarkota, kereta rel listrik
(KRL), dan kereta api lokal.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved