Breaking News:

Polemik Nama Jalan Kemal Attaturk

Ramai Nama Jalan Mustafa Kemal Attaturk, Mahfud MD Cerita Sejarah, Yusril Sindir Pemerintah

Rencana pemberian nama jalan di Jakarta dengan nama tokoh bangsa Turki, Mustafa Kemal Attaturk, menjadi perhatian berbagai tokoh negeri

Tangkapan Layar Kanal Youtube Kemenko Polhukam RI
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD saat meninjau kawasan perbatasan di PLBN Sota Merauke Papua pada Minggu (12/9/2021). 

TRIBUNNEWS.COM - Rencana pemberian nama jalan di Jakarta dengan nama tokoh bangsa Turki, Mustafa Kemal Attaturk, masih hangat dibincangkan.

Sejumlah tokoh memberikan pendapatnya menanggapi rencana penamaan jalan dengan cara resiprokal alias saling berbalas kedua negara itu.

Mereka yakni Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD dan Fadli Zon.

Hingga akademisi di bidang hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra.

Baca juga: Kontroversi Nama Jalan Mustafa Kemal Attaturk, Mahfud MD: Jangan, Tak Sebanding dengan Bung Karno

Para tokoh ini di antaranya menyebut bahwa nama Mustafa Kemal Attaturk tidak pas nuntuk sebuah jalan di ibu kota.

Sementara ada yang menyoroti langkah Pemerintah meminta negara lain soal pemberian nama jalan.

Inilah fakta-fakta pendapat para tokoh dirangkum Tribunnews.com mengenai rencana pemberian nama jalan di Jakarta dengan nama Mustafa Kemal Attaturk.

1. Sekjen MUI Menolak

Diberitakan Tribunnews.com sebelumnya, Sekretaris Jenderal MUI Amirsyah Tambunan menolak pemberian nama jalan Mustafa Kemal Ataturk.

Menurut dia, Mustafa Kemal Ataturk adalah tokoh yang erat dengan paham sekularisme.

Mustafa Kemal Atartuk
Mustafa Kemal Atartuk (Tribun-Timur.com)

Baca juga: Balas Pemberian Nama Jalan ‘Ahmet Soekarno’, Nama Pendiri Turki Akan Dijadikan Nama Jalan di Jakarta

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved