Breaking News:

Bahas Evaluasi Kinerja, KPK Optimis Capai Target 2021

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) optimis bisa mencapai target kinerja 2021 setelah melakukan evaluasi kinerja triwulan ketiga tahun ini.

Editor: Adi Suhendi
Dok Humas KPK
Ketua KPK Firli Bahuri dalam rapat kerja (raker) yang dihadiri pimpinan dan pejabat struktural di Hotel Sheraton Mustika, Yogyakarta. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) optimis bisa mencapai target kinerja 2021 setelah melakukan evaluasi kinerja triwulan ketiga tahun ini.

Seluruh jajaran KPK akan mengoptimalkan waktu yang tersisa pada akhir tahun ini dengan mempertajam target melalui rencana aksi di masing-masing unit kerjanya.

Pembahasan mengenai evaluasi kinerja tersebut dilakukan melaui rapat kerja (raker) yang dihadiri pimpinan dan pejabat struktural selama tiga hari (27-29 Oktober) di Hotel Sheraton Mustika, Yogyakarta.

Selain melakukan evaluasi kinerja, dalam rapat kerja ini juga dibahas roadmap KPK 2022-2045 serta pembahasan anggaran 2021 dan perencanaan anggaran 2022.

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, setelah dua tahun disahkan UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi pada 16 Oktober 2019, penting bagi KPK untuk melakukan evaluasi kelembagaan secara menyeluruh terhadap kesesuaian tugas-tugas yang selama ini dilaksanakan dalam mencapai tujuan kinerja KPK.

“KPK mengkaji dan mengevaluasi strategi trisula pemberantasan korupsi, apakah perlu dilakukan penyempurnaan atau tidak, karena KPK terus bergerak dinamis, KPK terus melakukan perubahan untuk perbaikan,” kata Firli lewat keterangan tertulis, Kamis (28/10/2021).

Baca juga: Disebut Pimpinan KPK Pernah Ikut Raker, Giri Suprapdiono: Sikap Antikritik

Untuk itu, lanjut Firli, dalam rapat kerja ini juga dibahas roadmap KPK tahun 2022-2045.

“Dari perencanaan jangka panjang ini kita lihat bagaimana strategi pemberantasan korupsi Trisula akan diimplementasikan melalui program kerja,” jelasnya.

Firli mengatakan, raker yang dilaksanakan di Yogyakarta telah diagendakan jauh-jauh hari, baik dari aspek perencanaan anggaran maupun rancangan pelaksanaannya.

Baca juga: KPK Periksa Bupati Lampung Utara Budi Utomo

KPK memastikan seluruh pembiayaannya sesuai dengan standar biaya masukan yang ditetapkan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

KPK berharap hasil dari rapat ini bisa segera diimplemetasikan dalam tugas-tugas yang bersifat strategis maupun rutin kedepannya oleh unit-unit kerja di kedeputian maupun kesetjenan.

"Sehingga dengan regulasi yang kuat dan struktur organisasi yang tepat, insan KPK dapat terus fokus dalam upaya untuk mewujudkan tujuan kinerja pemberantasan korupsi," kata dia.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved